Follow detikFinance
Jumat 08 Dec 2017, 07:10 WIB

Milenial Bisa Kok Punya Rumah, Begini Caranya

Tung Desem Waringin - detikFinance
Milenial Bisa Kok Punya Rumah, Begini Caranya Foto: Tim Infografis: Luthfy Syahban
Jakarta - Menjadi pernyataan yang menarik tentang "Generasi Millenial yang Diprediksi Tidak Mempunyai Rumah di Tahun 2020". Hal ini telah diprediksi oleh beberapa pakar, bahwa momentum Indonesia dalam jangka panjang akan sangat ditentukan pada tahun 2020 mendatang. Banyak sumber yang menyatakan bahwa di tahun tersebut, yaitu tahun 2020 merupakan tonggak berbagai perubahan signifikan yang akan terjadi di Indonesia.

Beberapa tahun silam, Indonesia di prediksi akan menempati peringkat ke 8 Ekonomi dunia pada tahun 2020 mendatang. Pasalnya diperkirakan bahwa Indonesia akan menjadi pasar digital terbesar di Asia Tenggara dengan pengguna internet yang mencapai 140 juta.

Tanpa disadari, sebenarnya fenomena ini sudah kita rasakan pada beberapa tahun terakhir. Yaitu ditandai dengan semakin mewabahnya penduduk urban di negara kita ini. Perubahan komposisi penduduk kota-desa bukan hanya sekedar perubahan geografis saja, tapi lebih juga merupakan perubahan budaya, nilai-nilai sosial, perilaku dan pola pikir.

Di tahun 2015, lebih dari 35% penduduk Indonesia merupakan penduduk muda yang berusia rata-rata 15-34 tahun. Mereka adalah penduduk yang lahir antara tahun 1980 - 2000an. Mereka inilah yang dikenal sebagai generasi milenial.

Gaya hidup yang cenderung boros dengan rata-rata kenaikan harga rumah sangat tinggi, menjadi penyebab utama mengapa survei untuk generasi milenial sulit untuk tidak bisa memiliki rumah di tahun 2020 ada.

Lantas bagaimana sih agar prediksi itu mampu dihilangkan dan dibuktikan ketidakbenarannya?

1. Menabung

Ya memang, hal yang paling penting jika ingin punya rumah adalah menabung. Memang akan sulit jika kita sudah terbiasa dengan hidup boros. Tapi jangan pesimis dulu. Anda tidak perlu memaksa diri untuk menabung dalam jumlah besar.

Anda hanya perlu menabung dengan cara yang unik agar Anda semakin tertarik untuk menabung. Misalnya Anda bisa menabung dengan cara menyimpan selembar uang 20ribuan baru. Jadi jika Anda mendapatkan 20ribuan baru Anda akan menyimpannya dan tidak akan membelanjakan. Walaupun nominalnya sedikit, namun percayalah hal yang unik ini akan membantu Anda untuk lebih giat dalam menabung.

2. Membuka Bisnis Properti

Anda generasi milenial harus membuktikan dengan kekreatifan kalian, Anda bisa menjadi pebisnis di bidang properti. Bisnis ini selain akan mengalami kenaikan setiap tahunnya, Anda juga bisa membuktikan bahwa jika prediksi "Generasi Milenial Sulit Punya Rumah"; Anda bisa menyandang status menjadi seorang pebisnis properti.

Caranya? Caranya mudah, dari hasil menabung, Anda bisa mengumpulkan uang untuk membeli properti yang harganya tidak terlalu tinggi. Misalnya Anda bekerjasama dengan developer properti, atau Anda bisa menggunakan rumah orang tua Anda sebagai sarana bisnis properti Anda.

3. Tidak Boros

Tentu, jika Anda sudah menabung, Anda harus berhemat dan tidak boleh boros. Anda harus mengetahui, bahwa jumlah gaji yang Anda terima tidaklah seberapa. Manfaatkan hal itu dengan sebaik-baiknya. Tunda hal-hal yang kurang penting, dan utamakan hal-hal yang memang paling Anda butuhkan. Sisanya Anda bisa tabung uang tersebut untuk dijadikan sebuah investasi.

Jangan membuang-buang uang untuk menyewa sebuah properti, lebih baik menyewakan daripada kita menyewa properti milik orang lain. Sebab dengan menyewa berarti hidup kita tergantung dengan pemilik properti tersebut. Bayangkan, jika sewa itu tidak diperpanjang, maka Anda harus pindah lagi. Dan biaya pindahan itu secara tidak sadar akan jauh lebih mahal.

Sudah Siapkah Anda Ditahun 2018? Apakah Goal Secara Finance Anda Sudah Tercapai Ditahun 2017 Ini? Download Sekarang Juga Rangkuman "Financial Revolution" 3 Hari Seminar seharga Rp 1.997.000. Khusus Untuk 97 Orang Pembaca detikFinance Hari Ini, Saya Beri GRATIS + Anda Berkesempatan Mendapatkan Kalender Tung Desem Waringin Edisi 2018 Yang Dijual Rp 99.000,- Secara GRATIS, Klik di Sini Untuk Download. (mkj/mkj)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed