Follow detikFinance
Kamis, 05 Jul 2018 06:57 WIB

Mau Hemat? Begini Nih Caranya (2)

Aidil Akbar Madjid - Aidil Akbar Madjid & Partners - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Duit pas-pasan, gaji kurang, baru awal bulan baru gajian duit udah menipis. Nah lhooo, sounds familiar?

Kedengerannya seperti problem dari kebanyakan orang Indonesia ya. Ketika kita bicara keuangan bulanan alias cash flow, sebenarnya sangat simple, karena hanya ada 2 komponen besar dari cash flow alias perputaran keuangan bulanan, yaitu pendapatan dan pengeluaran.

Jadi menjadi permasalahan adalah kebanyakan orang pendapatannya alias sumber pendapatannya hanya ada 1 yaitu gaji bulanan, sementara daftar pengeluarannya bisa sampai 2-3 halaman A4. Saking banyaknya itu daftar bulanan sampai-sampai anda sendiri sudah tidak tahu jenis pengeluaran bulanan apa yang anda miliki.

Itulah sebabnya kemudian kita belajar betapa pentingnya untuk kita ikutan berhemat. Permasalahannya penghematan seperti apa sih yang bisa anda lakukan?

Di tulisan sebelumnya sudah dibahas beberapa cara penghematan, nah kali ini kita akan bahas tambahan penghematan apa lagi yang keliatannya simple tapi bisa anda lakukan sehari-hari. Apa saja itu?

Bawa Makanan Dari Rumah
Bila anda perhatikan, makan siang dan jajan plus cemilan sehari-hari memakan porsi yang cukup besar dari pengeluaran bulanan anda dibandingkan dengan makan malam di rumah. Mengapa demikian? Karena makanan yang setiap hari anda beli itu biasanya harganya akan jauh lebih mahal dibandingkan makanan yang anda masak sendiri sehari-hari.

Oke mari kita buka kartu ya. Sebagai seorang yang pernah punya usaha di bidang makanan saya akan sedikit berbagi trik. Dalam bisnis makanan biasanya keuntungan minimum itu sekitar 50-75% dari harga untuk membuat makanan tersebut, hal ini belaku untuk makanan yang kita beli dari penjual di pinggir jalan.

Sementara bila anda membeli dari rumah makan, maka keuntungannya minimum 100% bahkan bisa lebih. Apalagi kalau anda makan di mal yang sewanya sudah pasti mahal. Nah, dengan rumus ini, bila kita ambil rata-rata harga jual adalah 100% dari modal membuat makanan mereka, berarti sebenarnya anda membayar 2x lipat alias 100% lebih mahal untuk makanan anda dibandingkan bila anda masak sendiri.

Bisa ditarik kesimpulan, bila anda memasak dan membawa makanan/masakan dari rumah ke kantor, beserta cemilannya, maka anda dengan mudah bisa menghemat 25-50% dari biaya makan siang dan cemilan yang selama ini anda keluarkan. Besar kan? Makanya bawa makanan dari rumah.

Selain secara biaya juga lebih hemat, anda memasak sendiri makanan anda sehingga anda bisa mengetahui tingkat kebersihan dari masakan anda serta nutrisi dan kesehatan dari masakan anda, misalnya dengan menggunakan sedikit minyak, atau mengganti menggoreng dengan oven, dan lain sebagainya.

Berhenti Merokok
Ide ini pasti sangat ditentang bagi anda perokok berat atau anda yang sudah kecanduan dengan kafein. Padahal bila anda hitung secara hati-hati maka anda bisa kaget melihat berapa besar biaya yang bisa anda hemat per bulan dan per tahunannya. Apalagi bila anda seorang perokok berat yang bisa menghabiskan beberapa bungkus rokok per harinya.

Beberapa tahun yang lalu bahkan kita dihebohkan oleh berita melalui media sosial di mana ada seorang kepala keluarga yang berhenti merokok dan uang yang seharusnya dipakai untuk membeli rokok ditabung.

Apa yang terjadi kemudian adalah, dalam waktu setahun dengan uang hasil tabungan berhenti merokok si bapak tersebut bisa membeli sebuah sepeda motor baru.

Bisa dibayangkan itu hanya berhenti 1 tahun, bagaimana bisa bertahun-tahun uang anda selama ini merokok dikumpulkan. Dan contoh kasus itu juga si bapak hanya menyimpan uangnya karena hanya dilakukan baru satu tahun, bayangkan bila uangnya kemudian diinvestasikan selama bertahun-tahun? Mungkin si bapak bisa membeli rumah baru.

Belum lagi kita bisa menghitung penghematan dari tempat contohnya premi asuransi anda akan turun lebih murah bila anda tidak merokok. So, sudah siap berhenti merokok?


Nah, kedengerannya simple kan? Hal-hal simple dan powerful ini sebenarnya bisa anda belajari melalui berbagai media social dan kelas atau workshop. Beberapa yang kami rekomendasikan adalah yang dilaksanakan oleh tim IARFC Indonesia https://ow.ly/NbPy30gC3Dy atau tim AAM & Associates http://ow.ly/pxId30gC3BB.

Di Jakarta dibuka workshop sehari tentang bagaimana cara Mengelola Gaji dan Mengatur Uang bulanan info http://bit.ly/CPM0718 dan Belajar dan Teknik Menjadi Kaya Raya dan juga workshop sehari tentang Reksa Dana, info http://bit.ly/WRD0718.

Selain itu karena banyak orang merasa salah beli asuransi maka kita adakan juga workshop tentang asuransi info http://bit.ly/ASJI0718 dan akan ada workshop cara berkomunikasi dan menjual dengan baik, info http://bit.ly/NLP0718.


Untuk ilmu yang lebih lengkap lagi, anda bisa belajar tentang perencanaan keuangan komplit, bahkan bisa jadi konsultannya dengan sertifikat Internasional bisa ikutan workshop Basic Financial Planning di July ini info http://bit.ly/BFP0718, dan workshop Intermediate dan Advance Financial Planning di Pertengahan Agustus info http://bit.ly/INFP0818 dan http://bit.ly/ADFP0818.

Info lainnya bisa dilihat di www.IARFCIndonesia.com. Anda bisa diskusi tanya jawab dengan cara bergabung di akun telegram group kami "Seputar Keuangan" atau klik t.me/seputarkeuangan.

So, supaya enggak bosan di tulisan ini kita baru bahas 2 dulu ya. Di tulisan berikutnya akan dibahas lebih banyak lagi tips-tips menghemat uang bulanan anda yang sangat praktikal dan mudah untuk dilakukan.

Disclaimer: artikel ini merupakan kiriman dari mitra yang bekerja sama dengan detikcom. Redaksi detikcom tidak bertanggung jawab atas isi artikel yang dikirim oleh mitra. Tanggung jawab sepenuhnya ada di penulis artikel. (ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed