Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 13 Des 2018 06:50 WIB

Kredit Online, Instan Tak Berarti Memudahkan (2)

Bareyn Mochaddin - Aidil Akbar Madjid & Partners - detikFinance
Foto: Tim Infografis Zaki Alfarabi Foto: Tim Infografis Zaki Alfarabi
Jakarta - Masih membahas seru tentang pinjaman online yang bisa anda dapatkan secara instan. Pro dan kontra tentang hal ini sudah muncul ke permukaan dan dibahas di banyak media, terutama tentang tingginya 'bunga' yang dibebankan, serta tata cara penagihan yang menurut banyak orang tidak beradab. Nah, lalu apa yang harus kita lakukan untuk mengantisipasi pinjaman online ini?

Pertama, anda harus tahu dulu apa yang menyebabkan seseorang melakukan pinjaman. Biasanya seseorang melakukan pinjaman karena terpaksa, bisa jadi karena kehabisan uang di 'tengah jalan', bisa juga karena sebuah risiko yang terjadi kepada dirinya.

Dalam hal kehabisan uang di tengah jalan, artinya seseorang ini tidak mampu mencukupkan dirinya sampai dengan periode gajian berikutnya. Oleh karena itu, penting bagi seseorang untuk bisa melakukan pengelolaan keuangan dengan baik secara bulanan.

Lakukan budgeting bulanan dengan merencanakan akan belanja apa saja di bulan depan menjadi sebuah hal yang sangat mudah untuk dilakukan. Setelah itu, disiplinlah pada perencanaan. Dengan dua langkah ini, biasanya seseorang akan bisa menanggulangi masalah keuangan bulanannya.

Sedangkan dalam hal risiko yang menimpa seseorang, memang tidak bisa dihindarkan. Tidak ada yang bisa memperkirakan risiko yang akan datang. Namun, orang yang siap atas risiko tersebut biasanya akan lebih santai menghadapinya. Baik dalam mental, fisik maupun finansial.

Orang yang siap atas sebuah risiko biasanya sudah mempersiapkan sejumlah dana untuk dikeluarkan hanya pada saat kondisi tertentu saja. Dalam perencanaan keuangan, dana ini kemudian disebut dengan dana darurat. Hal ini adalah langkah kedua akan membuat anda aman dari godaan dan jeratan pinjaman.

Orang-orang yang memiliki dana darurat, setidaknya berisiko lebih kecil untuk kesulitan secara finansial atas sebuah risiko yang terjadi kepadanya. Dia tidak perlu mencari sokongan dana untuk menutupi kebutuhan untuk membayar biaya yang timbul karena sudah ada uangnya.

Kondisinya tentu berbeda dengan orang yang belum memiliki dana darurat. Bila terjadi sebuah risiko kepadanya yang menyebabkan dia harus mengeluarkan sejumlah dana, misal: masuk rumah sakit, tabrakan, atau handphone rusak, maka yang biasanya dilakukan oleh seseorang ada tiga hal.

Antara mengambil uang dari uang yang harusnya untuk kebutuhan bulanan, mencari pinjaman dari teman atau saudara, atau pilihan lainnya adalah menjual barang miliknya yang sekiranya bisa laku di pasaran.

Tapi karena sayang dengan barang, biasanya yang dilakukan hanya mengambil uang dari uang bulanan, atau mencari pinjaman. Dan karena sekarang ada pinjaman online, maka biasanya pilihan jatuh kepada pinjaman online karena tak perlu malu berhadapan dengan teman untuk meminjam.

Ketiga, langkah yang juga bisa anda lakukan adalah memiliki asuransi kerugian. Asuransi kerugian yang bisa anda miliki bentuknya bisa asuransi kesehatan, asuransi kendaraan, asuransi kebakaran rumah, dan juga asuransi atas gadget yang anda gunakan.

Dengan memiliki asuransi kerugian, anda akan dilindungi atas risiko yang timbul dari rusaknya barang yang anda miliki dan biasanya anda gunakan. Anda tidak perlu sibuk mencari dana dan bahkan pinjaman sana-sini untuk memperbaiki barang anda yang rusak di masa depan.

Dalam hal kesehatan, anda juga akan terlindungi dari kerugian atas biaya yang timbul karena adanya sebuah risiko kesehatan yang menimpa anda dan keluarga. Anda tak perlu khawatir dengan tagihan yang menunggu, asalkan asuransi kesehatan yang anda miliki memang menanggung risiko-risiko yang ada.

Bilapun ternyata pada akhirnya anda terpaksa meminjam ke pinjaman online, selalu ingat P3B: Pilih Pemberi Pinjamannya, Pilih yang paling rendah bunga dan denda-nya, Pikirkan untuk apa uangnya, dan Bayar tepat waktu semua pinjamannya.

Setelah itu, benahi keuangan anda dan persiapkan dana darurat serta asuransi yang bisa melindungi anda serta keluarga. Jangan sampai di masa depan anda tergoda apalagi terjerat pinjaman online yang bisa 'mengancam' anda.


Belajar mempersiapkan itu dengan mengikuti workshop yang dilaksanakan oleh tim IARFC Indonesia atau tim AAM & Associates.

Di Jakarta dibuka workshop sehari tentang bagaimana cara Mengelola Gaji dan Mengatur Uang bulanan dan Belajar dan Teknik Menjadi Kaya Raya dan juga workshop sehari tentang Reksadana. Ada juga workshop khusus tentang Asuransi membahas Keuntungan dan Kerugian dari Unitlink yang sudah anda beli.

Karena banyak permintaan, dibuka lagi workshop Komunikasi yang memukau lawan bicara anda (menghipnotis), cocok untuk anda orang sales & marketing, untuk komunikasi ke pasangan, anak, boss, anak buah, ke siapapun, info.

Untuk ilmu yang lebih lengkap lagi, anda bisa belajar tentang perencanaan keuangan komplit, bahkan bisa jadi konsultannya dengan sertifikat Internasional bisa ikutan workshop Basic Financial Planning dan workshop Intermediate dan Advance Financial Planning di Pertengahan Info lainnya bisa dilihat di www.IARFCIndonesia.com (jangan lupa tanyakan DISKON paket)

Anda bisa diskusi tanya jawab dengan cara bergabung di akun telegram group kami "Seputar Keuangan" atau klik di sini.

Chao!

(ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed