5 Jenis Investasi yang Bisa Jadi Pilihan

Steven Ransingin - Aidil Akbar Madjid & Partners - detikFinance
Jumat, 26 Jun 2020 07:00 WIB
ilustrasi investasi
5 Jenis Investasi yang Bisa Jadi Pilihan
Jakarta -

Sebagian besar orang di dunia, khususnya di Indonesia masih banyak ditemukan keluhan dalam belajar mendalami investasi. Pertanyaan yang paling sering ditemukan adalah
'Investasi Apa Yang Bagus?' Apakah ada yang salah dengan pertanyaan tersebut? Mungkin bisa dibilang kurang tepat saja, karena jawaban dari pertanyaan itu tidak bisa dijawab sederhana lantaran ada banyak faktor yang menentukan investasi apa yang bagus.

Apa saja faktor yang menentukan investasi yang bagus? Ada banyak sekali faktornya mulai dari apa tujuan kita berinvestasi, berapa lama kita mau berinvestasi pada instrumen
investasi tersebut, seberapa besar pengetahuan kita pada instrumen investasi tersebut, bagaimana keadaan dunia suatu negara baik itu politik maupun ekonominya pun
juga mempengaruhi jenis investasi yang bagus.

Tapi tenang, ketimbang kita berkutat dengan pernyataan-pernyataan yang hanya memusingkan dan menghentikan kita untuk memulai belajar berinvestasi, lebih baik kita ketahui dulu apa itu investasi dan jenisnya, singkatnya investasi adalah menanamkan modal yang kita punya entah itu aset atau uang pada suatu perusahaan atau perorangan dengan harapan modal yang kita tanamkan tersebut tumbuh dan berkembang.

Investasi itu sendiri ada 2 jenis psychical investment dan financial investment, bedanya kalau psychical kita bisa memegang investasinya, seperti emas batang,properti,dan barang berharga,kalau financial berupa produk keuangan,tidak dapat disentuh,disini ada sekitar 5 jenis investasi keuangan yang akan kita bahas. Mari belajar!

1.Deposito
Deposito adalah Investasi andalan para generasi baby boomer dan sebagian besar generasi X, pengertian deposito itu sendiri adalah produk simpanan bank yang penyetoran dan
penarikan uangnnya biasanya sudah ditentukan dan hanya bisa dilakukan dalam waktu tertentu saja.

Keuntungan deposito itu sendiri adalah imbal hasil berupa bunga yang ditawarkan oleh bank kepada kita selaku nasabah/investor yang menyimpan uangnya dalam deposito. Bunga dari deposito untuk saat ini memiliki kisaran 4-8% per tahun,dan itu tergantung pada dimana bank tempat kita menaruh uang kita.

Kerugian berinvestasi pada deposito adalah sulitnya mencairkan uang yang kita miliki apabila kita memerlukannya, karena ada jangka waktu yang ditentukan, kemudian pajak 20% yang berlaku di deposito ketika kita mencairkan deposito yang kita miliki.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Merasa Ditipu, Nasabah Laporkan Fikasa Group ke Polda Metro Jaya "
[Gambas:Video 20detik]