Terpaksa Ngutang di Tengah Pandemi? Simak Dulu 5 Hal Ini

- detikFinance
Minggu, 06 Sep 2020 18:57 WIB
man hand show rupiah money on white background
Foto: iStock

3. Coba Cari Usaha Minim Modal

Andy juga menyarankan hal lain agar tidak langsung menambahkan utang yang menjadi beban di kemudian hari. Dia mengatakan untuk mencari usaha yang bisa menghasilkan uang, dengan minim modal tentunya.

Bisa saja mempertimbangkan opsi untuk menjadi reseller atau dropshiper. Ataupun kalau terpaksa bisa saja mulai ngojek.

"Ya kalau bisa usaha dulu ya cari dulu usaha, jangan langsung berutang. Kan sekarang ada sistem reseller atau dropshiper, modalnya kan minim yang penting rajin, atau bisa juga ngojek kalau terpaksa," saran Andy.

4. Utang Cuma untuk Penuhi Kebutuhan Pokok

Bila akhirnya terpaksa berutang, Andy mengingatkan utang hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok harian. Jangan sampai berutang untuk memenuhi keinginan belanja semata.

"Kalau memang terpaksa berutang, ya sudah digunakan hanya untuk pemenuhan kebutuhan pokok. Jangan sampai digunakan memenuhi keinginan, mau beli handphone baru, sepeda baru, jangan sampai begitu," tegas Andy.

"Kebutuhan pokok misalnya buat beli makanan minuman atau kebutuhan bulanan, lalu buat bayar tagihan listrik dan lainnya," tambahnya.

5. Minta Keringanan Cicilan Sebelumnya

Masyarakat sendiri banyak juga yang memiliki cicilan bulanan, misalnya cicilan kendaraan ataupun rumah. Andy mengatakan bila mau menambah utang, ada baiknya meminta keringanan terlebih dahulu pada cicilan sebelumnya.

"Buat yang sudah punya cicilan sebelumnya, kalau bisa minta keringanan dulu, ke leasing, bank, atau siapapun yang memberi cicilan. Kemungkinan mereka mau buka mata di kondisi seperti ini," kata Andy



Simak Video "Utang Pemerintah Meroket, Per April 2021 Capai Rp 6.527 T"
[Gambas:Video 20detik]

(Herdi Alif Al Hikam/dna)