Follow detikFinance
Jumat 21 Apr 2017, 17:56 WIB

Ada Apartemen Tipe Studio Tanpa DP, Berapa Cicilannya?

Muhammad Idris - detikFinance
Ada Apartemen Tipe Studio Tanpa DP, Berapa Cicilannya? Foto: Muhammad Idris - detikFinance
Jakarta - Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih versi hitung cepat, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, mencanangkan program untuk masyarakat yang selama ini kesulitan mengakses hunian.

Kedua calon pemimpin DKI Jakarta ini menawarkan kebutuhan papan konsep rusun hak milik (rusunami) dengan kisaran harga Rp 350 juta, bahkan tanpa uang muka alias DP Nol Rupiah.

Benarkah ada hunian vertikal di pasaran sebagaimana yang ditawarkan Anies-Sandi tersebut?

Dalam satu pameran properti, yakni REI Expo 2017 yang diselenggarakan di JCC, Senayan, Jakarta, detikFinance menemukan salah satu pengembangan anak usaha BUMN konstruksi, PT Adhi Persada Konstruksi, menawarkan hunian vertikal dengan konsep DP Nol Rupiah.

Salah satunya yakni produk Apartemen Taman Melati, Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Satu satu tipe yang ditawarkan yakni tipe studio dengan luas 21,3 meter persegi dengan harga Rp 440.000.000 per unit. Apartemen tersebut letaknya tak jauh dari Kampus Universitas Padjajaran.

Bila pembelian dilakukan secara kredit atau KPA (Kredit Kepemilikan Apartemen), maka harganya menjadi Rp 470.000.000. Dengan ketentuan uang muka Rp 47 juta atau 10% dari harga hunian. Namun uang muka ini bisa dibebaskan selama pameran berlangsung. Artinya, selama pameran berlangsung, pengunjung bisa mengajukan KPA dengan DP 0 rupiah.

Alvy, Staf Marketing Taman Melati, mengungkapkan DP Nol Rupiah tersebut merupakan uang muka yang didiskon oleh pengembang. Tidak ada syarat khusus bagi calon pembeli selain pembeliannya dilakukan pada hari pameran berlangsung.

"Ini diskon khusus di pameran. Jadi DP ini dari pengembang, pengajuan KPA tetap sama ke bank," terang Alvy ditemui saat Pameran REI Expo, Jumat (21/4/2017).

Dia menjelaskan, dengan harga unit apartemen Rp 470.000.000, maka DP 10% yang harus dibayar pembeli yakni Rp 47.000.000. Uang muka tersebut kemudian dikurangi dengan booking fee sebesar Rp 10.000.000, sehingga tersisa Rp 37.000.000.

"Nah Rp 37.000.000 ini kita diskon spesial di pameran ini, jadi pembeli tak perlu bayar DP, cukup booking fee. Harga apartemen yang diajukan sebagai KPA ke bank itu tetap harga normal Rp 470.000.000," ujar Alvy.

Sehingga, lanjutnya, pengajuan KPA ke bank tetaplah sama sebagaimana pembeli yang membayar DP 10% sebagaimana ketentuan Bank Indonesia.

Alvy berujar, harga tersebut sudah termasuk furnish dalam apartemen, termasuk kelengkapan surat-surat seperti AJB, IMB, dan balik nama, serta instalasi listrik dan air.

Berapa cicilannya?

Dengan harga KPA sebesar RP 4.700.000, pengelola menawarkan cicilan untuk 5 kelompok cicilan berdasarkan masa cicilan atau tenor. Berikut rinciannya:
Rp 8.184.000/bulan untuk tenor 5 tahun
Rp 4.699.037/bulan untuk tenor 10 tahun
Rp 3.571.024/bulan untuk tenor 15 tahun
Rp 3.031.285/bulan untuk tenor 20 tahun
Rp 2.725.706/bulan untuk tenor 25 tahun

Besaran cicilan tersebut dihitung dengan asumsi bunga fix 5,99% untuk 2 tahun pertama dan untuk tahun-tahun berikutnya naik turun mengikuti perubahan suku bunga acuan Bank Indonesia. (idr/dna)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed