Follow detikFinance
Minggu 19 Feb 2017, 19:02 WIB

Kucuran KPR BTN Tembus Rp 5,9 Triliun di Indonesia Properti Expo 2017

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Kucuran KPR BTN Tembus Rp 5,9 Triliun di Indonesia Properti Expo 2017 Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Acara Indonesia Properti Expo (IPEX) 2017 yang digelar di JCC Senayan pada tanggal 11-19 Februari 2017 sukses menyedot antusiasme masyarakat. Dalam sembilan hari pameran ini digelar, lebih dari 250 ribu pengunjung tercatat hadir mengunjungi acara yang dihadiri oleh 700 proyek properti dari 212 pengembang di seluruh Indonesia ini.

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sebagai bank penyalur Kredit Perumahan Rakyat (KPR) sukses mencatatkan raihan kredit Rp 5,9 triliun dari target sebesar Rp 5,9 triliun pada awal acara. Jumlah ini bahkan naik hampir tiga kali lipat dari potensi KPR yang dibidik pada awal pembukaan sebesar Rp 2,5 triliun.

"Ketika mengawali pembukaan kemarin, Dirut BTN menargetkan angka Rp 5,9 triliun. Dan per jam 2 tadi, itu sudah terpecahkan rekor Rp 5 triliun tersebut. Harapannya semua izin prinsip, minat untuk membeli bisa terealisasi dan betul-betul terjadi KPR dan juga sedikit cicilan kepada pengembangnya," ujarnya saat menutup acara IPEX 2017 di JCC Senayan, Jakarta, Minggu (19/2/2017).

Dari potensi kredit yang berhasil dicatatkan oleh 18 kantor cabang Bank BTN, mayoritas pembeli menyerbu properti di wilayah Bekasi, kemudian Tangerang dan Bogor.

Nilai permohonan KPR yang dicetak dari kantor BTN yang beroperasi di wilayah tersebut, masing-masing lebih dari Rp 950 miliar, Rp 869 miliar, dan Rp 540 miliar.

Dari total pencapaian penyaluran KPR dalam yang mencapai Rp 5,9 triliun tersebut, kontribusi KPR non subsidi masih paling dominan mengungguli KPR subsidi.

Pemohon KPR bersubsidi mayoritas mengambil properti di wilayah Tangerang, Bekasi, dan Cibubur. Namun, wilayah Ciputat tercatat mendapatkan permohonan kredit yang melesat 3 kali lipat dari target awal atau mencapai RP 7,3 miliar.

"Perumahan di kawasan Tangerang dan Bekasi masih menjadi favorit warga, karena akses yang semakin mudah, sehingga tidak hanya untuk dihuni tapi bisa menjadi investasi" tutur Handayani.

Dalam pameran ini, Bank BTN sendiri menawarkan beragam kemudahan dan promosi. Di antaranya bunga murah sebesar 4,67% fixed 1 tahun untuk KPR non subsidi dan bunga 5% fixed untuk KPR subsidi. Masyarakat juga dapat menikmati fasilitas uang muka mulai 5% untuk KPR non subsidi dan 1% untuk KPR subsidi.

Selain itu, Bank BTN juga menawarkan jangka waktu kredit selama 25 tahun untuk KPR non subsidi dan 20 tahun untuk KPR subsidi.

Dengan kesuksesan IPEX yang digelar pada awal tahun ini, Bank yang sebelumnya bernama Bank Tabungan Pos ini optimistis bisa menembus target pangsa pasarnya di bisnis KPR yaitu sebesar 40% pada 2019 dari posisi saat ini sekitar 33,57%. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed