Follow detikFinance
Selasa 21 Feb 2017, 21:20 WIB

KPR DP Rp 0, Pengembang: Cuma Bahasa Marketing

Eduardo Simorangkir - detikFinance
KPR DP Rp 0, Pengembang: Cuma Bahasa Marketing Foto: Tim Infografis, Luthfy Syahban
Jakarta - Kredit Pemilikan Rumah (KPR) tanpa uang muka alias tanpa DP tengah ramai dibicarakan. Terutama setelah Calon Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menawarkan solusi kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah di DKI Jakarta dalam kampanyenya.

Sekretaris Perusahaan Intiland, Theresia Rustandi menjelaskan, pembiayaan KPR tanpa DP alias DP 0% sebenarnya bukan barang baru di industri properti. Saat ini penawaran pemilikan rumah atau hunian dengan lewat KPR tanpa uang muka sudah marak ditawarkan pengembang.

"Tapi kebanyakan dilakukan pengembang sekarang itu kebanyakan cuma gimmick (bahasa marketing)," kata dia saat ditemui di bilangan Jakarta Selatan, Selasa (21/2/2017).

Ada konsekuensi yang harus ditanggung pembeli rumah dari penawaran tanpa DP ini. Seperti tenor yang pendek hingga cicilan yang melambung.

Theresia mencontohkan, misalnya harga rumah di Jakarta Rp 200 juta dan dilakukan tanpa DP, biasanya akan dipatok tenor mencicil tidak lebih dari 5 tahun. Jika dihitung tanpa DP, dan dicicil tanpa bunga, maka cicilan akan dilakukan sebesar Rp 3,3 juta per bulan selama 5 tahun.

"Kalau pengembang biasanya cuma gimmick," ungkap Theresia. (dna/dna)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed