Follow detikFinance
Minggu 20 Aug 2017, 15:34 WIB

Kejar Target Sertifikasi Lahan, Jokowi Tambah 2.000 Juru Ukur

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Kejar Target Sertifikasi Lahan, Jokowi Tambah 2.000 Juru Ukur Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Untuk mengejar sertifikasi lahan di Indonesia, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) akan menambah lebih dari 2.000 juru ukur. Langkah ini dilakukan untuk mengejar sertifikasi 5 juta lahan tahun ini dan 7 juta lahan di tahun depan.

Berdasarkan catatan Kementerian ATR/Badan Pertanahan Negara (BPN), ada 126 juta bidang tanah di seluruh Indonesia, dan baru 46 juta yang bersertifikat di akhir 2016. Sedangkan, sisanya 80 juta lahan di Indonesia belum memiliki sertifikat.

"Tadi sudah saya sampaikan memang juru ukurnya kurang, sekarang sudah tambah 4.400 jumlah yang sangat besar sekali. Sehingga sekarang bisa dipercepat, ini akan terap ditambah juru ukurnya," ujar Jokowi usai menyerahkan 7.500 sertifikat tanah kepada warga Jabodetabek di Lapangan Park and Ride Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (20/8/2017).

"Sebelumnya ada 2000-an sekarang sudah menjadi 4.400 udah dua kali lipat," tambah Jokowi.

Dengan demikian, diharapkan sertifikasi tanah di Indonesia tahun ini sebanyak 5 juta lahan bisa direalisasikan, begitu juga dengan target 7 juta lahan bersertifikat di tahun 2018.

"Kalau dulu satu tahun 400-500 ribu sertifikat tanah kalau sekarang 5 juta, tahun depan 7 juta dan tahun depannya lagi 9 juta. Percepatannya 10 kali lipat itu," kata Jokowi. (ara/dna)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed