Follow detikFinance
Kamis 09 Nov 2017, 18:33 WIB

Dear Kaum Milenial, Lebih Baik Nikah atau Beli Rumah Dulu?

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Dear Kaum Milenial, Lebih Baik Nikah atau Beli Rumah Dulu? Foto: Tim Infografis, Mindra Purnomo
Jakarta - Memutuskan pilihan untuk menikah atau membeli rumah dahulu memang sulit dilakukan, apalagi bagi kaum milenial yang memiliki pendapatan atau gaji tak terlalu tinggi.

Pasalnya, kedua pilihan tersebut sama-sama penting dan sama-sama membutuhkan biaya yang tak murah. Lantas, apa yang sebaiknya harus didahulukan, menikah atau membeli rumah?

Country General Manager rumah123.com, Ignatius Untung, mengatakan membeli suatu hunian atau rumah terlebih dahulu menjadi jawaban yang paling tepat. Menurutnya baik generasi milenial atau siapapun itu perlu sesegera mungkin untuk bisa memiliki properti yang terjangkau dengan isi kantong.

"Kalau beli rumah menurut saya itu lebih baik sesegera mungkin. Begitu terfikir langsung beli," jelasnya ditemui di kawasan Jakarta, Kamis (9/11/2017).

Untung menjelaskan, alasan utama dari pilihan tersebut karena harga properti dari waktu ke waktu yang kian meningkat. Jika menunggu terlalu lama untuk membeli rumah, maka akan semakin sulit mengikuti harga pasar properti tersebut.

"Karena begini, kalau kita menunggu, kita berharap untuk joint income, tapi sambil nunggu joint income, harga properti juga ikutan naik terus, jadi akan ketinggalan," jelasnya.

Nah, setelah rumah bisa dibeli maka pernikahan bisa dilakukan. Dengan menikah, maka penghasilan pasangan akan digabung atau joint income dan bisa meringankan pembayaran cicilan rumah yang telah dibeli.

Bahkan, kata Untung, dengan join income maka pasangan kaum milenial bisa merenovasi hunian yang lebih baik dari yang pertama dibeli.

"Jadi menurut saya, masuk saja dulu, ambil (rumah), nanti sambil jalan terus bisa joint income kan jadi lebih gampang, lebih enteng cicilannya. Atau bahkan malah kalau joint income-nya cukup untuk ambil properti kedua kan bisa lebih bagus lagi," katanya.

"Atau bisa juga properti pertamanya dijual, untuk jadi DP yang kedua, biarpun belum lunas ya, terus habis itu hasilnya dipakai melunasi bank, dan sisanya bisa untuk DP, trus dia bisa beli yang lebih bagus," pungkasnya. (mkj/mkj)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed