Follow detikFinance
Rabu 13 Dec 2017, 16:50 WIB

Pengemudi Ojek Online di Surabaya Bisa Punya Rumah Cicilan Rp 50.000/Hari

Rois Jajeli - detikFinance
Pengemudi Ojek Online di Surabaya Bisa Punya Rumah Cicilan Rp 50.000/Hari Foto: Tim Infografis, Luthfy Syahban
Jakarta - Dalam rangka menyukseskan Program Satu Juta Rumah, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. membuka peluang bagi para tukang ojek online di Surabaya untuk memiliki rumah impian.

Dengan perluasan ini, tukang ojek online di bawah naungan GO-JEK di Kota Pahlawan tersebut bisa memiliki rumah melalui fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) BTN dengan cicilan tidak sampai Rp 50.000 per hari.

"Semua masyarakat Indonesia termasuk para pekerja informal, punya hak untuk memiliki rumah. Sebagai wujud komitmen tersebut, kami memberikan fasilitas KPR bagi para tukang ojek online yang tergabung dalam GO-JEK di Surabaya dengan cicilan tidak mencapai Rp 50.000 per hari. Ke depannya, kami juga akan perluas fasilitas ini bagi tukang ojek di kota lain di seluruh Indonesia," jelas Adi di Surabaya, Rabu (13/12/2017).

Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf, mengapresiasi kerja sama antara GO-JEK dengan Bank BTN. Dengan adanya kerja sama itu, diharapkan driver angkutan online (GO-JEK) dapat membeli rumah murah.

"Kerjasama ini bisa dijadikan contoh bagi stokeholder lain, untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat Jawa Timur mendapatkan rumah layak," kata Yusuf.

Wagub yang biasa disapa Gus Ipul mengatakan, kerja sama GO-JEK dan BTN itu dinilai sangat istimewa, karena memberikan peluang kepada warga yang bekerja di sektor informal.

Kerjasama tersebut juga dinilai dapat meringankan pekerja informasl seperti GO-JEK. Karena selama ini, driver GO-JEK dinilai tidak bankable atau tidak memenuhi persyaratan administrasi dalam mengakses kredit rumah.

"Tapi, dengan program ini, GO-JEK dan BTN memberikan solusi terbaik bagi pekerja informaal," tuturnya.

Dalam penandatanganan MoU tersebut, GO-JEK diwakili oleh Malikulkusno Utomo, SVP Public Policy and Government Relation GO-JEK. Sedangkan dari pihak BTN yakni, Adi Setianto, Director IT and Operation Bank BTN.

"Per 30 November 2017, sudah lebih dari 4.500 mitra GO-JEK sudah mendaftarkan diri mengikuti program ini," ujar Adi sambil menambahkan, akses pembiayaan rumah ini sebelumnya sudah sukses di Jabodetabek.

Dan di Jawa Timur ada 175 ribu mitra atau driver GO-JEK dan terbesar di Surabaya sebanyak 75 ribu mitra.

"Program di Jawa Timur ini rencananya akan kita lanjutkan di 14 kota lainnya di Indonesia," jelasnya. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed