Follow detikFinance
Rabu 10 Jan 2018, 12:42 WIB

Tekan Angka Kemiskinan, Pemprov Aceh Bangun 6.000 Rumah Layak Huni

Agus Setyadi - detikFinance
Tekan Angka Kemiskinan, Pemprov Aceh Bangun 6.000 Rumah Layak Huni Foto: Agung Pambudhy
Aceh - Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh merilis jumlah penduduk miskin di Tanah Rencong berkurang 43.000 orang. Untuk menekan angka kemiskinan, Pemerintah Provinsi Aceh akan membangun 6.000 rumah layak huni untuk masyarakat.

Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Aceh Mulyadi Nurdin, mengatakan, pemerintah Aceh akan memberikan perhatian khusus pada sektor-sektor yang menjadi penyebab utama tingginya angka kemiskinan di Aceh. Hal itu seperti kebutuhan terhadap rumah, pendidikan dan kesehatan.

"Pemerintah Aceh juga punya target membangun rumah sehat sederhana atau rumah layak huni sebanyak 6.000 unit pada tahun 2018, karena rumah juga menjadi salah satu indikator dalam mengukur angka kemiskinan," kata Mulyadi dalam keterangan kepada wartawan, Rabu (10/1/2018).

Menurut data BPS Aceh, tingkat kemiskinan di Aceh pada Maret 2017 mencapai 16,89% (872 ribu orang) dan turun menjadi 15,92% (829 ribu orang) pada September 2017. Penurunan angka kemiskinan Aceh hingga 0,97% ini merupakan terbesar dalam tiga tahun terakhir.

Menurut Mulyadi, sesuai dengan visi misi dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Aceh tahun 2017-2022, Pemerintahan Irwandi-Nova mempunyai target untuk menurunkan angka kemiskinan 1 persen pertahun.

"Tentunya target ini akan didukung dengan program-program yang menyentuh langsung kepada pemenuhan kesejahteraan rakyat," jelas Mulyadi.

Sementara itu Kepala Bappeda Aceh Azhari Hasan, mengatakan, berdasarkan hasil kajian Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) menyebutkan jika penyaluran beras sejahtera dilakukan tepat sasaran dan tepat jumlah, maka akan dapat mengurangi tingkat kemiskinan di Aceh hingga 2,46 persen dari angka baseline.

"Dalam jangka pendek, prioritas penanggulangan kemiskinan di Aceh adalah menjamin penyaluran beras sejahtera sesuai dengan peraturan," tegas Azhari yang juga menjabat Sekretaris TKP2K Aceh. (ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed