Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 21 Jan 2019 22:44 WIB

Jelang Juli, Anies Umumkan 780 Orang Bisa Beli Rumah DP Rp 0

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rumah DP Rp 0/Foto: Herdi Alif Al Hikam Rumah DP Rp 0/Foto: Herdi Alif Al Hikam
Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyeleksi 2.400 orang yang sudah memesan Rumah DP Rp 0 di Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Seleksi tersebut akan menghasilkan 780 orang yang berhak membeli unit rumah DP Rp 0 yang diberi nama Samawa itu

Menurut Kepala UPT Rumah DP Rp 0, Zikran Kurniawan, proses seleksi masih berjalan sejak pemesanan ditutup akhir 2018. Dia enggan menyebutkan kapan pastinya pengumuman penerima unit rumah, cuma kemungkinan pengumuman dilakukan mendekati Juli.

"Mungkin dekat-dekat Juli, mungkin lho ya kami belum bisa janjikan waktu, dekat Juli itu karena Juli akad kreditnya. Malah kalau bisa Agustus sudah bisa ditempati," ungkap Zikran kepada detikFinance, Senin (21/1/2019).


Zikran menambahkan proses seleksi mulai dari status kependudukan hingga penghasilan per bulan. Selain itu kepatuhan membayar pajak juga dicek.

"Seleksinya ada dari seleksi internal pemerintah DKI, mulai dari kependudukannya, kita periksa penghasilannya dia juga, dan perpajakan juga lancar gak. Terus keuangannya juga diseleksi sama Bank DKI sebagai pihak perbankan yang kasih kredit," kata Zikran.

Dia memaparkan beberapa kriteria pendaftar yang akan menerima unit rumah tersebut. Salah satunya adalah warga yang berpenghasilan cukup.


"Kita mau hati-hati nggak mau salah sasaran, makanya kita seleksi ketat bareng perbankan juga sebagai pemberi kredit. Jangan sampe udah dapat kredit, dia nggak bisa bayar," tambah Zikran.

"Orangnya itu sudah menikah dan belum memiliki rumah, terus punya penghasilannya di bawah Rp 7 juta. Nah penghasilan ini yang jadi perhatian kita, kita mau yang terpilih itu orang yang membutuhkan dan yang jelas mampu untuk membayar," terang Zikran.


Menurutnya, untuk syarat penghasilan tersebut pihaknya akan hati-hati dalam menyeleksi pendaftar. Dia tidak ingin salah sasaran dalam memilih penerima Rumah DP Rp 0.

"Kita mau hati-hati nggak mau salah sasaran, makanya kita seleksi ketat bareng perbankan juga sebagai pemberi kredit. Jangan sampe udah dapat kredit, dia nggak bisa bayar," tutur Zikran. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com