Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 26 Feb 2019 16:54 WIB

Kampung Nelayan di Bengkulu bakal Pakai 12 Ha Lahan Pelindo II

Dana Aditiasari - detikFinance
Foto: Dana Aditiasari Foto: Dana Aditiasari
Jakarta -

Belum lama ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau penataan kawasan permukiman nelayan tepi air di Bengkulu. Dalam peninjauan ini, Jokowi ditemani Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Mendukung program penataan kampung nelayan tersebut, PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) / IPC menandatangani Pernyataan Pelepasan Hak atas Lahan di Kelurahan Sumber Jaya Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu.

"IPC secara resmi telah menyerahkan tanah seluas 12,18 Ha kepada pemerintah guna peruntukan program penataan pelabuhan/kampung nelayan," ujar Direktur Utama IPC Elvyn G. Masassya, Selasa (26/2/2019).


Penandatanganan pernyataan tersebut dilakukan oleh GM Cabang Pelabuhan Bengkulu, Nurkholis Lukman dan Kepala Kantor Pertanahan Kota Bengkulu, Adam Hawadi.

Turut hadir dan menyaksikan penandatanganan perjanjian Dirjen Pengadaan Tanah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Arie Yuriwin, Gubernur Bengkulu yang diwakilkan oleh Sekda Pemerintah Provinsi Bengkulu Nopian Andusti, Direktur Utama IPC Elvyn G. Masassya, Direktur Teknik IPC Dani Rusli Utama, Direktur SDM dan Hukum IPC Rizal Ariansyah, Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, serta beberapa perwakilan stakeholder Cabang Pelabuhan Bengkulu.

Pada kesempatan sebelumnya, Jumat (15/2), IPC telah melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja sama tentang Pelaksanaan Program Penataan Pemukiman kampung Nelayan di Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu.


Perjanjian ditandatangani oleh Direktur Operasi IPC Prasetyadi, Gubernur Bengkulu dan Walikota Bengkulu.

"IPC bersama Pemerintah Daerah Dan Kota Bengkulu melakukan penataan pemukiman kampung nelayan Kelurahan Sumber Jaya Kecamatan Kampung Melayu. IPC mengajak masyarakat serta seluruh pihak terkait untuk ikut mendukung dan mengawal proses yang sedang berlangsung sehingga program ini segera terlaksana dengan baik," tutup Elvyn.

(dna/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com