Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 18 Jun 2019 14:49 WIB

Pindah Ibu Kota Butuh Rp 466 T, Dari Mana Dananya?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Foto: Rifkianto Nugroho Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -
Pemerintah memprediksi dana yang akan dibutuhkan untuk memindahkan hingga membuat ibu kota baru mencapai Rp 466 triliun. Dari mana anggarannya?

Yang pertama pemerintah akan anggarkan Rp 30 triliun dalam APBN untuk membantu pendanaan pemindahan ibu kota. Nantinya, dana tersebut akan dicairkan secara bertahap selama 5 tahun dengan estimasi per tahunnya Rp 6 triliun.
"Dari APBN itu Rp 30 triliun. Sehingga setiap tahunnya APBN hanya dialokasikan sebesar Rp 6 triliun," kata Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Kepala Bappenas) Bambang Brodjonegoro dalam Talkshow di kantornya, Jakarta, Kamis (16/5/2019).
Selanjutnya, menurut Bambang sebanyak Rp 340,6 triliun akan memanfaatkan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Dana itu akan digunakan untuk membangun kawasan pemukiman.
"Rumah dinas PNS dan TNI/POLRI akan didanai dengan skema ini. Setidaknya sumber pembiayaan dengan skema KPBU akan dibutuhkan Rp 340,6 triliun," papar Bambang.
Sisa Rp 95 triliun lainnya menurut Bambang akan diserahkan kepada pihak swasta. Nantinya, mereka akan membangun fasilitas umum hingga komersil dengan skema Kerjasama Pemanfaatan (KSP).
"Ada juga pembangunan perguruan tinggi, fasilitas kesehatan ini oleh swasta sebesar Rp 95 triliun," kata Bambang.
Pemerintah sendiri memang mewacanakan bahwa pembangunan ibu kota baru ini tidak akan membebani APBN. Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Ahmad Erani Yustika mengatakan, pemerintah akan mencari alternatif pembiayaan mulai dari penugasan BUMN hingga kerja sama dengan pihak swasta.
"Pemerintah sendiri nanti akan sangat minimal menggunakan dana dari APBN. Terbatas sekali," katanya dalam acara diskusi perspektif Indonesia di Gado-gado Boplo, Jakarta, Sabtu (4/5/2019).



(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed