Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 18 Jun 2019 15:25 WIB

Kemesraan Hary Tanoe dan Donald Trump di Balik Rumah Mewah Rp 193 M

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Ari Saputra/detikcom Foto: Ari Saputra/detikcom
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjual mansion atau rumah mewahnya ke Pemilik MNC Group Hary Tanoesoedibjo. Rumah yang berlokasi di Beverly Hills, California itu dijual seharga US$ 13,5 juta atau setara Rp 193 miliar (kurs Rp 14.300).

Ini sebenarnya bukan yang pertama hubungan antara Hary Tanoe dengan Trump. Keduanya sudah menjalin hubungan bisnis sejak beberapa tahun yang lalu.

Pada September 2015 diumumkan bahwa MNC Group bekerjasama dengan Trump Hotel Collection untuk mengembangkan kawasan kawasan Lido, Bogor, Jawa Barat. Di tempat tersebut dibangun taman hiburan sekelas Disneyland dan Universal Studio.


Nah, Trump Hotel Collection digandeng untuk mengelola perhotelan dan resor di kawasan tersebut.

"Kami menyambut gembira kesepakatan ini, sekaligus menunjukkan komitmen kami untuk terus memberikan layanan terbaik di kawasan penting di seluruh dunia," kata Donald Trump Jr, dalam siaran pers, Jumat (11/9/2015).

Trump mengatakan, proyek di Lido, Bogor, Jawa Barat itu akan spektakuler, karena akan menghadirkan lapangan golf Trump yang pertama di Asia dan terintegrasi dengan fasilitas hiburan, rekreasi, kesehatan, hotel dan tempat tinggal.

"Keterlibatan Trump Collection sejak awal, akan memastikan resor ini dibangun dengan standar terbaik yang selama ini menjadi ciri khas Trump Hotel Collection," ujar Trump.

"MNC Group akan mereposisi dan menjadikan Lido Lakes menjadi kawasan Kebanggaan Indonesia," kata CEO MNC Group, Hary Tanoesoedibjo.

Hary menambahkan, area seluas 3.000 hektar (ha) itu akan menjadi resor yang terintegrasi, dengan kemudahan akses tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi), yang saat ini sedang dalam tahap pembangunan.

"Kami akan menghadirkan kawasan wisata baru yang menjanjikan fasilitas dan layanan terbaik untuk keluarga Indonesia."

Selain resor dan lapangan golf, di dalam kawasan seluas 3.000 ha itu akan juga dibangun Theme Park, alias taman bermain pertama di Indonesia berstandar internasional, yang pengerjaannya akan melibatkan perusahaan dari Los Angeles, Amerika Serikat.


Kerjasama Trump dan MNC Group di Lido, Jawa Barat ini merupakan kerjasama kedua setelah sebelumnya Trump dan MNC Group sepakat membangun resor terpadu berkelas dunia di Tanah Lot, Bali.

Pada 2012 lalu, Hary Tanoe sudah memberi bocoran akan menggarap taman bermain kelas dunia di Lido.

Hubungan mesra antara keduanya juga terlihat saat Trump dilantik sebagai Presiden AS. Hary Tanoe saat itu diundang dalam acara pelantikan di Capitol Hill, Washington DC.

Saat diwawancarai BBC, Hary menegaskan bahwa hubungannya dengan Trump hanya sebatas hubungan bisnis. Tidak ada hubungan politik, semuanya normal.

"Itu hubungan bisnis yang normal. Saya memiliki dua proyek besar, satu di Bogor dan satu di Bali. Ada hotel dan golf. Kemudian kami juga membangun country club, juga villa," ujarnya

"Awalnya saat kami mencari mitra, kami pikir syarat pertama adalah mereka berpengalaman dari hotel ke golf. Tidak banyak yang seperti itu, dan Trump adalah salah satunya. Saya kemudian memutuskan memilih Trump karena cocok. Mereka membuat keputusan dengan sangat cepat, nyaris tidak ada birokrasi di perusahaan itu," tambahnya.

(das/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed