Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 16 Sep 2019 17:49 WIB

Apa Saja Potensi Investasi di Kaltim Calon Ibu Kota Baru?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Foto: Kementerian PUPR Foto: Kementerian PUPR
Jakarta - Investasi yang masuk ke Kalimantan Timur (Kaltim) diramal akan naik 47,7%. Hal ini terjadi karena ibu kota dipindah ke sana dari Jakarta.

Lantas apa saja sektor yang jadi potensi besar investasi di Kaltim?

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Bambang Brodjonegoro menyatakan beberapa potensi besar Kaltim. Mulai dari sektor konstruksi hingga kesehatan.

"Di Kalimantan Timur, peningkatan output tertinggi akan terjadi pada sektor konstruksi, kesehatan, dan restoran," kata Bambang, di kantornya, Senin (16/9/2019).


"Jadi kan kita memang butuh kontraktor karena kita mau membangun, sesuai dengan prinsipnya minim APBN, mungkin KPBU (Kerja sama pemerintah dan badan usaha?," tambahnya.

Dari potensi-potensi investasi pada sektor tersebut Bambang meyakini dapat meningkatkan lapangan kerja. Bambang memaparkan di Pulau Kalimantan kesempatan kerja akan naik hingga 10,5%.

"Pemindahan ibu kota baru bukan cuma membuka potensi investasi pada sektor-sektor tadi. Tapi juga menaikkan kesempatan kerja hingga 10,5%," papar Bambang.


Ujungnya, kata Bambang pemindahan ibu kota akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur hingga 7,3%. Secara keseluruhan se-Kalimantan bisa naik hingga 4,7%.

"Jadi diharapkan Kalimantan Timur ini pertumbuhan ekonominya akan meningkat, PDB-nya akan naik 7,3%. Atau setara juga dengan kenaikan 4,7% di seluruh Kalimantan.

Simak Video "Nirwono Yoga: Rancangan Ibu Kota Baru Harus Wakili Identitas Bangsa"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com