Udara di Rumah Terasa Panas? Yuk Baca Tips Siasatinya

Tim detikcom - detikFinance
Rabu, 24 Feb 2021 11:42 WIB
Ilustrasi Gerah
Foto: Ilustrasi Gerah (Istimewa)
Jakarta -

Iklim tropis di Indonesia dengan curah hujan tinggi namun panas matahari sepanjang tahun membuat udara cenderung lembab. Hal ini yang kerap membuat rumah terasa gerah atau panas dan hal ini membutuhkan siasat desain hingga penggunaan material bahan bangunan yang tepat.

Memahami Penyebab Rumah Panas

1. Minim Ventilasi

Ada beberapa hal yang bisa menjadi penyebab paling umum terjadinya hawa panas di dalam rumah seperti ventilasi yang sangat minim sehingga pertukaran udara dari dalam ke luar ruangan juga minimal. Hal ini pada akhirnya membuat ruangan terasa panas.

2. Dekat Pabrik

Penyebab lain rumah menjadi panas misalnya lokasinya yang berdekatan dengan pabrik atau sutet bisa menjadi penyebab hawa panas di dalam rumah. Karena itu berhati-hatilah memilih lokasi rumah yang akan dibeli.

3. Langit-langit Terlalu Rendah

Hal lain yang juga bisa membuat rumah memiliki hawa yang panas yaitu langit-langit atau plafon yang rendah sehingga perputaran udara untuk membuang udara panas keluar juga menjadi minimal.

Plafon rendah ditambah dengan menggunakan lantai kayu juga bisa meningkatkan hawa panas dalam rumah.

Kurangnya vegetasi atau kerindangan pohon yang mengakibatkan suplai oksigen di sekitar lokasi berkurang juga bisa menjadi penyebab gerahnya di bagian dalam rumah.

Namun begitu, situasi-situasi seperti ini bukannya tidak bisa disiasati. Lantas bagaimana cara menyiasatinya? Buka halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Kisah Denada Jadi Instruktur Zumba: Berawal dari Hobi hingga Jadi Profesi"
[Gambas:Video 20detik]