ADVERTISEMENT
Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 29 Nov 2016 08:42 WIB

5 Sahabat Ini Rasakan Manisnya Bisnis Durian Beromzet Rp 20 Juta/Bulan

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Foto: Bayu Setiawan Foto: Bayu Setiawan
Jakarta - Inovasi di bidang makanan memang tidak pernah ada habisnya. Selalu ada varian baru yang diolah dan dikemas untuk menarik minat pembeli.

Contohnya adalah Bayu Setiawan dan empat rekannya yang memulai bisnis durian sejak 2 tahun lalu. Bayu dan keempat teman kosnya, yaitu M. Umar Faruk, Arif Athoillah, Eko Setiawan, dan Ferly Juli Herlambang, bersama-sama merintis bisnis olahan durian dengan nama DurianLegitID. Kelimanya merintis usaha durian dengan modal awal Rp 5 juta.

Bisnis durian dipilih Bayu dan empat rekannya karena memiliki segmen pasar yang masih luas untuk dijelajahi lebih dalam. Durian juga bisa diolah menjadi berbagai jenis makanan sehingga memiliki nilai jual yang tinggi.

DurianLegitID menawarkan beberapa varian makanan olahan durian, mulai dari durian kupas yang dikemas dalam kemasan, pancake durian, brownies durian, hingga jus durian.

5 Sahabat Ini Rasakan Manisnya Bisnis Durian Beromzet Rp 20 Juta/BulanFoto: Bayu Setiawan


Bayu mengaku mengambil bahan baku, yaitu buah durian langsung dari Medan, Sumatera Utara. Durian asli Medan dipilih karena memiliki cita rasa khas yang disukai berbagai kalangan.

"Durian itu buah yang udah ada segmennya khusus. Kita ambil dari Medan kirim ke Jakarta," jelas salah satu pendiri DurianLegitID, Bayu Setiawan, saat dihubungi detikFinance, Jakarta, Minggu (27/11/2016).

Bayu mengaku produk yang paling diminati oleh konsumen adalah durian kupas dan pancake durian. Setiap bulannya, Bayu memerlukan lebih dari 100 kilogram (kg) durian asal Medan untuk diolah menjadi beberapa produk khas DurianLegitID.

5 Sahabat Ini Rasakan Manisnya Bisnis Durian Beromzet Rp 20 Juta/BulanFoto: Bayu Setiawan


"Kita biasanya 80 kilogram itu kurang dari sebulan. Kalau sebulan sampai juga 100 kilogram," tutur Bayu.

Produk olahan durian buatan Bayu dan teman-temannya dijual mulai dari Rp 15.000 untuk durian goreng hingga pancake durian seharga Rp 85.000 dengan isi 21 buah.

Produk DurianLegitID sudah diminati pembeli dari berbagai daerah. Bayu mengaku, permintaan pengiriman produk olahan durian buatannya banyak dipesan melalui ojek online.

"Kalau olahan masih di Jabodetabek soalnya takut basi, kalau brownies ada ke Jawa Timur. Kebanyakan kalau di Jabodetabek kirim via GoJek," kata Bayu.

Setelah kurang lebih dua tahun menjalankan bisnisnya, Bayu dan keempat rekannya saat ini mampu mengantongi omzet hingga Rp 20 juta setiap bulannya.

"Kalau omzet itu kira-kira sampai Rp 15 juta-Rp 20 juta. Kita olah sendiri," ujar Bayu.

DurianLegitID juga membuka kesempatan kepada masyarakat yang ingin meluangkan waktunya berbisnis untuk menjadi reseller. Reseller bisa mendapatkan harga spesial dan bisa menjualnya lagi kepada konsumen dengan harga yang cukup kompetitif.

"Kita ada reseller ada yang kita kirim ke reseller. Ada potongan 1 piece-nya bisa Rp 5.000," tutup Bayu.

Untuk anda yang berminat untuk merasakan manisnya olahan durian atau ingin mencoba untuk menjadi reseller dari DurianLegitID bisa menghubungi langsung via WhatsApp 082127573002/081285966988, atau via LINE durianlegitID, atau twitter @DurianLegitID. (hns/wdl)
​​​Promosikan bisnis kamu, ​​​detik ini juga​​ di adsmart.detik.com
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com