Cerita Keberanian Arsitek Banting Setir Jual Masker Olahraga

Vadhia Lidyana - detikFinance
Kamis, 23 Jul 2020 13:01 WIB
Peluang Usaha Masker Olahraga
Foto: Dok. Pribadi

Dalam kesempatan yang sama, mitra Anthonius yang bernama Jessy tersebut menjabarkan, masker yang dijual memiliki saringan dan katup. Katup berfungsi untuk menjadi saluran udara masuk, namun udara yang masuk juga disaring dengan filter berbahan N95 activated carbon.

"Masker ini kita edukasi terus memang untuk olahraga, bahan luarnya itu spandex. Jadi ada valve-nya. Nah valve ini juga bisa dilepas kalau nggak mau memakai. Tapi buat olahraga harus dipakai supaya oksigen masuk. Terus ada filternya ini di lapisan dalam masker. Bahan filter ini dari N95 activated carbon, jadi bisa menyaring virus. Nah filter ini maksimal dipakai 69 jam, lalu dibuang. Kalau maskernya bisa dicuci. Kita juga jual terpisah untuk refill filter-nya ini," jelas Jessy.

Keduanya tak menyangka dalam 1,5 bulan maskernya laris-manis dan sukses membuat mereka memperoleh omzet lebih dari Rp 10 juta.

"Jadi kita 2 minggu pertama jualan itu kita langsung sold out, itu kita tes pasar dulu. Seterusnya kita coba paid promote ke komunitas sepeda. Nah lama-lama orang banyak yang mencari, jadi kita proses restock terus," imbuh Jessy.

Peluang Usaha Masker OlahragaPeluang Usaha Masker Olahraga Foto: Dok. Pribadi

Dalam 1 minggu, Zerosub Indonesia menjual 10-20 buah masker olahraga tersebut, dengan harga satuannya Rp 180.000. Sementara, refill filter-nya seharga Rp 7.500/lembar.

Sejauh ini, mereka mengaku memperoleh respons positif dari pasar. Sebagai pemain baru, Anthonius dan Jessy masih terus mengedukasi produk masker olahraganya ini ke pelanggan melalui Instagram @zerosub.id. Apalagi, mengingat banyak pro-kontra mengenai keamanan memakai masker saat berolahraga.

"Kita sekarang lagi fokus mengedukasi. Memang ada pertimbangan di awal ketika menjual masker olahraga ini, karena ada yang bilang nggak boleh, ada yang bilang boleh. Makanya di awal kita riset dulu, kita kasih ke keluarga, teman, kita pun juga coba sendiri sambil bersepeda," urai Jessy.

Kembali ke Anthonius, ia mengatakan bisnisnya ini tak hanya bertujuan untuk mencari untung. Ia mengatakan, dirinya dan Jessy sangat prihatin dengan banyaknya korban PHK yang akhirnya menganggur karena dampak COVID-19. Oleh karena itu, dari 10% keuntungan yang mereka peroleh didonasikan untuk korban PHK yang terdampak COVID-19.

"Bisnis kita sejak awal ini memang dibangun karena concern terhadap orang-orang yang terdampak COVID-19. Jadi kita memang ingin kontribusi. Salah satunya memasarkan produk yang bisa menghambat penyebaran COVID-19. Kita juga donasikan 10% keuntungan untuk orang-orang yang terdampak COVID-19, dan dari segi ekonomi mereka jadi menganggur," pungkas Anthonius.

Halaman


Simak Video "Olahraga Pakai Masker, Ini Tipsnya Supaya Aman dan Nyaman"
[Gambas:Video 20detik]

(ara/ara)