Follow detikFinance
Minggu 11 Dec 2016, 18:50 WIB

Cerita Kejujuran Mar'ie Muhammad Hingga Dijuluki Mr Clean

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Cerita Kejujuran Marie Muhammad Hingga Dijuluki Mr Clean Foto: Ardan Adhi Chandra
Jakarta - Mantan Menteri Keuangan era Orde Baru Mar'ie Muhammad Minggu dini hari tadi menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, Cawang, Jakarta Timur. Mar'ie wafat di usia 77 tahun.

Mar'ie pernah bekerja di Direktorat Jenderal Pengawasan Keuangan Negara Departemen Keuangan pada tahun 1969 hingga 1972. Di tahun 1972 hingga 1988, ia mengabdikan dirinya di Direktorat Jenderal Pembinaan BUMN Departemen Keuangan dengan jabatan terakhir sebagai Direktur. Di tahun 1988 hingga 1993, Mar'ie melanjutkan kariernya sebagai Dirjen Pajak.

Tak berhenti di situ, Mar'ie kemudian menjabat sebagai Menteri Keuangan pada tahun 1993 sampai 1998 di Kabinet Pembangunan VI.

Di masa jabatannya, Mar'ie dikenal sebagai orang yang jujur dan memiliki integritas tinggi. Dia juga dikenal sebagai pribadi yang sederhana.

Pria yang dijuluki Mr Clean juga dianugerahi penghargaan Bintang Mahaputera Adipradana oleh Presiden Soeharto di era-nya. Selain karena jabatannya, Mar'ie mendapatkan penghargaan tersebut juga karena integritas dan kejujurannya.

"Sebagai Menteri Keuangan, sebagai pejabat. Karena integritasnya saya kira seperti itu lah atas kejujurannya," jelas Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Minggu (11/12/2016).

Selain itu, Mardiasmo menilai julukan Mr Clean yang disematkan kepada Mar'ie juga tepat. Di matanya, Mar'ie lah yang mempelopori pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi.

"Itu sangat relevan dan sampai kapanpun karena kita ingin kementerian yang bersih, karena good governance tidak cukup tambah clean governance. Kalau good harus disertai clean, kalau clean sudah pasti good," tutur Mardiasmo.

Selain jujur, Mar'ie semasa hidupnya juga mengedepankan kepentingan umum dibandingkan kepentingan pribadi. Hal ini lah yang kemudian membuat sosok Mar'ie begitu berkesan di lingkungan Kementerian Keuangan dan juga Indonesia.

"Jujur honest terus lillahitaala yang bisa memperhatikan objeknya. Selalu tidak mungkin dipentingkan dirnya sendiri," tutup Mardiasmo. (dna/dna)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed