Follow detikFinance Follow Linkedin
Minggu, 21 Apr 2019 14:30 WIB

Mengenal Deretan 'Kartini' Penjaga Sektor Ekonomi Jokowi

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
1 1. Sri Mulyani Indrawati
Halaman 2 dari 4
Foto: Edi Wahyono Foto: Edi Wahyono

Mengutip laman resmi Kementerian Keuangan, Sri Mulyani lahir di Bandar Lampung, Agustus 1962. Ia mendapatkan gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesaia pada 1986.

Usai mendapat gelar Sarjana, Sri Mulyani melanjutkan pendidikannya di University of Illinois Urbana Champaign, Amerika Serikat dan mendapatkan gelar Master of Science of Policy Economics di tahun 1990. Setelah itu ia mendapatkan gelar PhD of Economics di 1992.

Karir Sri Mulyani terhitung cemerlang. Ia menjadi spesialis penelitian Ekonomi Moneter dan Perbankan serta Ekonomi Tenaga Kerja pada awal Oktober 2002 terpilih menjadi Executive Director Dana Moneter Internasional (IMF) mewakili 12 negara di Asia Tenggara (South East Asia/SEA Group). Sejak 1 November 2002, ia mewakili 12 negara anggota SEA Group di IMF.

Pada 5 Desember 2005, Sri Mulyani dilantik menjadi Menteri Keuangan. Selama menjadi Menteri Keuangan, Sri Mulyani dianggap mampu menstabilkan ekonomi makro, mempertahankan kebijakan fiskal yang prudent, menurunkan biaya pin­jaman dan mengelola utang serta mem­beri kepercayaan pada investor.

Sejumlah penghargaan pun diraih menjadi Sri Mulyani saat itu. Sebut saja, Menteri Keuangan terbaik Asia 2006 dalam Emerging Markets Forum pada 18 September 2006 di Sidang Tahunan Bank Dunia dan IMF di Singapura. Lalu, terpilih sebagai wanita paling berpengaruh ke-23 di dunia versi majalah Forbes tahun 2008. Serta, wanita paling berpengaruh ke-2 di Indonesia versi majalah Globe Asia Oktober 2007.

Usai menjadi Menteri Keuangan untuk pertama kalinya, pada 1 Juni 2010 dia menjabat Direktur Pelaksana Bank Dunia. Selanjutnya, pada tanggal 27 Juli 2016, Sri Mulyani dilantik kembali menjadi Menteri Keuangan oleh Presiden Jokowi.

Saat menjabat Menteri Keuangan kembali, Sri Mulyani beberapa kali juga mendapat penghargaan internasional. Meski, penghargaan itu tak lepas dari kritik.

(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com