Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 19 Jun 2019 09:33 WIB

Kisah Inspiratif

Meg Whitman, Super Woman di Balik Besarnya Hasbro hingga HP

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Foto: Drew Angerer/Getty Images/AFP Foto: Drew Angerer/Getty Images/AFP
Jakarta - Meg Whitman merupakan seorang wanita tangguh yang telah berhasil membawa banyak perusahaan menuju tangga kesuksesan. Perusahaan elektronik Hewlett-Packard (HP) dan perusahaan e-commerce e-Bay contohnya.

Whitman lahir tahun 1956 di Long Island, New York, Amerika Serikat. Keluarganya masih memiliki pertalian darah dengan elit Boston atau dikenal dengan 'Brahmana Boston'. Orang tuanya menjadi salah satu pengabdi negara pada saat Perang Dunia ke 2, di mana ibunya menjadi seorang mekanik untuk truk dan pesawat di New Guinea.

Sejak lahir, Whitman memiliki kondisi displasia. Kondisi ini membuat pinggul kirinya bermasalah. Alhasil hingga usia 3 tahun pinggul kiri Whitman diikat dengan penjepit logam, ketika penjepit itu dilepas akhirnya dia bisa berjalan dengan normal.

Whitman pada awalnya ingin menjadi dokter. Bahkan dia sudah mendaftarkan diri di Univesitas Princeton untuk jurusan kedokteran. Namun karena berubah pikiran, akhirnya dia mengambil jurusan ekonomi di Princeton. Dia pun mendapatkan gelar lanjutannya di Harvard.

Karir gemilang Whitman dimulai pada saat dia bergabung dengan P&G Cincinnati pada 1979. Dengan keberaniannya, dia menentang kebijakan perusahaan mengenai kartu kredit untuk karyawan magang, padahal saat itu dia pun masih dalam masa uji coba kerja. Kini Whitman sudah berada di dewan direksi P&G.

Kemudian Whitman pindah ke perusahaan mainan Hasbro. Di sana dia dipercaya untuk bertanggung jawab pada mainan Mr. Potato Head, mainan Hasbro paling legendaris dan berharga sejak 1952.

Whitman memimpin divisi Playskool Hasbro dan memiliki 600 karyawan dengan penjualan tahunan menyentuh angka US$ 600 juta atau setara dengan Rp 8,4 miliar (kurs Rp 14.000) di tangannya. Whitman juga membawa kesuksesan dengan menarik acara televisi anak-anak yang sedang populer di Inggris, Teletubbies ke AS.



Pada 1998 Whitman mengambil tawaran fantastis usai kesuksesannya di Hasbro. Dia mengambil pekerjaan menjadi CEO untuk eBay.

Saat menangani eBay, Whitman dikenal sebagai bos yang cukup banyak menuntut. Bahkan dia pernah bermasalah dengan karyawannya hingga berujung masalah, namun dia membayar karyawannya sebesar US$ 200 ribu untuk menyelesaikan masalahnya dan memperbaiki ketegangan antara keduanya.

Uniknya, ketika dia bergabung pada 1998, eBay hanya memiliki 30 karyawan dan pendapatan US$ 4 juta atau Rp 56 triliun saja. Namun, saat dia pergi meninggalkan eBay, perusahaan tersebut sudah memiliki 15 ribu karyawan dengan pendapatan mencapai US$ 8 miliar alias Rp 112 triliun.

Whitman juga mencoba memasuki dunia politik, dia mencalonkan diri sebagai Gubernur California dengan Partai Republik pada 2011, dan kalah melawan Jerry Brown. Dia menjadikan kampanye politiknya untuk melatih seluruh kemampuan komunikasi dengan orang banyak untuk menjadi CEO, dia mengatakan politik merupakan bisnis yang sangat sulit.

Di tahun 2011 Whitman bergabung dengan Hawlett-Packard alias HP, dan dia menjadi CEO mendepak Léo Apotheker yang saat itu membawa masalah besar ke perusahaan setelah mengakuisisi Autonomy.

Awal kedatangan Whitman ke HP menjadi momentum menghilangkan masalah dalam perusahaan. Pertama, dia mulai menghapus sebagian akuisisi gagal pada Autonomy, EDS hingga Compaq.

Whitman juga berencana mengakuisisi EMC namun gagal. Setelah itu dia memutuskan untuk mengambil tindakan untuk membagi dua HP. Pembagian itu dilakukan pada 1 November 2015. Whitman akan menjadi CEO pada HP Enterprise perusahaan pecahan terbaru, dan dia menjadi chairman pada HP Inc. Dengan begitu perusahaan akan tetap besar meskipun terbagi dua, bahkan memiliki keuntungan dua kali lipat.

Kini Meg memiliki kekayaan US$ 3,9 miliar atau sekitar Rp 55 triliun (kurs Rp 14.200) di usianya yang ke-62 tahun. Dia berada pada urutan ke 645 pada daftar Milyuner Forbes 2019, dan masuk ke dalam daftar Wanita Perkasa 2018 di urutan ke 80.

(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed