Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 07 Des 2018 14:26 WIB

Cerita Kaesang, Anak Presiden yang 'Kecemplung' Jualan Pisang Nugget

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: dok. detikFood Foto: dok. detikFood
Jakarta - Kaesang Pangarep, anak bungsu dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) memiliki bisnis pisang nugget bernama Sang Pisang. Bahkan, di usianya yang baru menginjak 24 tahun ia sudah memiliki lebih dari 50 cabang toko.

Usahanya tak lepas dari bimbingan Jokowi. Banyak masukan-masukan yang diberikan agar Kaesang bisa bertahan menjalankan bisnis di usia muda.

Bahkan, ia juga berencana untuk melebarkan sayap bisnisnya go internasional di tahun depan.

Bagaimana cerita selengkapnya? Berikut petikan wawancara khusus detikFinance bersama Kaesang:

#boleh diceritain awalnya bisnis itu kapan dan bagaimana?

Kalau ini kan sang pisang ya kita mulai sejak November 2017 dan ya sudah samapi sekarang nih kan udah satu tahun lebih nih

#progresnya gimana sekarang?

Alhamdulilah sekarang sudah 50-an lebih tapi tepatnya berapa nggak tahu karena saya nggak pernah ngitung

#kenapa milih binis pisang? Kenapa nggak yang lain?

Nggak, soalnya gini kalau saya milihnya duren jadi sang duren kan nggak enak ngomongnya kan jadi sang pisang. Jadi mikir bisnis ini simple saja

#modalnya berapa? Sampai gadein motor nggak sih?

Oh iya, nggegadein rumah, nggak, nggak haha. Sang pisang itu masih di bawah Rp 100, di bawah Rp 60 (dalam juta)

#emang butuh apa aja waktu membangun bisnis sang pisang?

Yang pasti untuk sang pisang sendiri kita butuh research and development. Kita harus namanya riset sama develop makanan kita harus kasih tahu, tunjukin ke orang ini lho punya kita. Enak nggak? Katanya nggak. Jadi kita butuh waktu sampai tiga bulan sampai orang-orang oh ini emang makanan enak

Jadi saya itu nggak sembarang saya punya pisang goreng terus jual, saya benar-benar butuh waktu sekitar 3 bulan.

#tantangan apa aja sih selama ngembangin bisnis ini?

Salah satu tantangan yang saya hadapi itu waktu bulan puasa, jadi pas bulan puasa itu banyak yang jual kolak pisang kan jadi kita harus rebutan pisang. Jadi stok pisang yang saya bisa 1 ton saya rebutan cuma bisa dapat 200 kilogram.

Jadi mau nggak mau kita harus ngumpulin permintaan banyak tapi nggak bisa buat pisang yang banyak karena pisangnya diambil semua sama penjual kolak

#cara mengatasinya gimana?

Untuk tahun depan kita bakal ada suppliers yang menjamin kalau persediaan pisang yang kita minta bisa dipenuhi

#bisnis ini ada nggak sih inspirasi Mas Gibran atau Pak Jokowi dulu?

Nggak sih kalau saya sih tipenya melihat ada oh ini ada potensi celah sedikit yang bisa saya bikin untung, ya sudah. Saya nggak pernah melihat dari Bapak atau Mas Gibran

#Kan masih muda, masih kuliah kenapa sih berbinis?

Soalnya kalau jadi PNS kan juga nggak bisa saat ini belum lulus kuliah. Jadi yang paling bisa apa ya bikin bisnis.

Saya daftar ke perusahaan juga belum tentu diterima. Yang penting bikin bisnis sudah pasti, ya belum tentu menguntungkan tapi bekerja keras untuk untung

#respons Bapak pertama kali gimana waktu bilang mau jualan?

Kaget karena saya sendiri ngasih tahu bapak mau jualan sang pisang ini satu hari sebelum saya opening. Jadi satu hari sebelum saya opening itu saya baru minta doa restu kalau besok saya buka

#terus gimana?

Ya kaget (Pak Jokowi) kenapa kok pisang. Ya sudah saya tinggal jelasin bisnisnya seperti ini, nanti untungnya seperti ini. Ya akhirnya disetujuin sekarang saya sudah punya 50-an cabang

#Pak Jokowi kasih petuah dalam menjalankan bisnis?

Kalau dari Bapak yang penting tanggung jawab saja

#katanya mau buka 300 cabang dalam satu tahun nih. Progresnya gimana?

Nah rencana kan harusnya tahun ini 300. Cuma kan ini sudah bulan Desember ya sudah lah kita diskon dulu. Jadi diskon dulu, kalau 300 nanti cepat kaya, kaget

#kan masih kuliah juga. Bagi waktu antara bisnis dan kuliah sulit nggak?

Nah kebetulan kuliah saya lumayan fleksibel jadi saya bolak-balik Singapura-Jakarta atau Singapuraa ke kota lain masih enak. Kalau dulu satu tahun, dua tahun pertama kuliah itu memang setiap hari kuliah sekarang ya nggak begitu

#tantangan bisnis nggak yang jualan pisang nugget ada banyak. Menyikapinya gimana?

Ya senang saya ternyata banyak, sudah mulai banyak brand-brand ngeluarin pisang nugget. Artinya pisang nugget ini jadi sebuah tren.

Saya pun menghadapi saya harus inovasi produk. Saya kan dulu cuma pisang nugget sekarang kami punya banana roll ada punya banana tortila ini kami kerjasama dengan baba rafi.

Sekarang kami punya minuman ice banana jadi ya kita harus inovasi setiap tiga bulan, enam bulan produk baru di mana pembeli kita bakal terus beli, beli, beli jadi saya bakal cepat kaya

#emang setiap tiga bulan bakal ada inovasi baru di setiap cabang ya?

Ya kita usahakan setiap tiga, enam bulan sekali harus ada inovasi baru

#udah ada 50 cabang, omzetnya berapa sih?

Kalau saya ngomong omzet nanti diplesetin lagi. Saya inget banget, ada salah satu media yang melesetin. Tapi saya aminin semoga nanti seperti itu.

Ada lah, pokoknya angka di mana saya bisa dinikmatin lah

#kan sudah kebeli iPad, habis ini katanya mau beli rumah?

Oh iya Insya Allah. Silakan tebak saja

#bisnis lainnya clothing. Apa kabar?

Untuk sekarang Sang Javas, clothing saya itu sekarang lagi bikin komik. Jadi kita kerjasama dengan salah satu perusahaan untuk bikin komik jadi nanti dikeluarin gitu

#tadi brand pakaian kok jadi komik?

Ya jadi pakaian kami itu kan punya karakter ada keceboy ya ada lah semuanya itu kita pakai untuk di komik kita, gatot kece itu bakal ada di komik kita

#bentukannya cetakan? Tapi kenapa tiba-tiba komik?

Iya cetakan. Jadi awalnya inspirasi kami itu kaya komik yang kita cetakan di kaos yang sekarang kami punya kesempatan untuk ngembaliin komik dicetakan dalam bentuk buku

#emang pasarnya gimana?

Ya ada

#kapan?

Belum, masih proses di story boardnya dulu.

#tahun depan?

Tahun depan Insya Allah

#kan banyak juga orang-orang nyinyir anak presiden pantes jualannya laku. Menanggapinya gimana?

Ya sudah biasa saja kan jadi sesuatu keuntungan buat saya juga. Sang pisang contohnya dikenal cepat di masyarakat karena saya anak presiden.

Tapi di satu sisi saya juga harus memastikan kalau produk yang saya jual enak, kalau nggak enak orang cuma penasaran beli, tahu, selesai. Tapi buktinya sekarang saya buktikan punya 50-an cabang

#pernah nggak sih minta Bapak dibukakan koneksi untuk bisnis?

Apa koneksi pisang? Apa sama juragan pisang Indonesia? Ya nggak lah

#jadi kalau sama Bapak cerita apa saja?

Kalau sama Bapak itu cuma curhat saja, ini bisnis saya begini-begini. Terus Bapak ngasih wejangan, harusnya kamu begini-begini

#suka duka ngejalanin bisnis nih, ceritain dong?

Bisnis itu suka terus nggak ada dukanya. Insya Allah

#pernah nggak sih rugi gitu terus down?

Ya namanya dalam bisnis itu ada yang beberapa outlet ya rugi dan ada yang untung tapi kita juga lihat ruginya karena apa, tapi dalam beberapa bulan ternyata bisa kita selesaikan. Namanya juga bisnis dan juga perlu suatu treatment bisnis

#cara promosiin bisnis ini ada cara unik nggak? Mungkin melalui sosial media? Misalnya ngetweet?

Kalau saya lebih, saya nggak pernah kaya promosi produk tapi saya lebih fokus pada personal branding saya sendiri jadi orang mengenal saya dan otomatis ada afiliasi ke produk usaha saya.

Jadi dulu kan ada Kang Daniel itu dan orang otomatis beli pisang, ya sudah saya lebih fokus untuk promosiin diri saya sendiri terus jadinya ke produk saya

Saya juga lebih dikenal oleh K-Popers karena banyak yang menghujat saya

#ada tips untuk anak-anak muda yang mau mulai bisnis juga, misalnya?

Kalau dari saya sih ini sih, berani untuk memulai. Tapi kan ada juga orang alasan kaya saya nggak ada modal nih, saya juga diriin perusahaan untuk funding uang ke orang-orang. Jadi kalau ada anak muda, kita juga sudah ada beberapa anak musa yang kita biayain untuk buat bisnis

Tadi salah satu ada di sini sekarang sudah pergi, namanya loka lele kita danain untuk bisnisnya dan sekarang sudah berjalan di Klaten

#ke depan rencana gimana?

Pasti ke depan, kan sekarang baru mulai nih jadi nanti mulai rambah ke tempat-tempat lain terus kami ada juga di Pakanbaru jual manggo sticky rice. Jadi kami sudah ada dua usaha yang kita danai

Orang itu biasanya juga tanya, kasih tips dong mas, ya mulai saja, tapi nggak ada modal, ya sudah saya kasih kesempatan kaya gini tapi pada ragu juga nggak berani padahal saya kasih kesempatan saya modali tapi pada masih ragu juga tapi ada beberapa mahasiswa-mahasiswi yang pd ngirim email ke saya binis plan yang benar-benar sudah siap dan pasti saya danai

#jadi kalau mau didanai sama Kaesang gimana nih caranya?

Ya ada saya ada instagram, jadi nanti bisa cek saja di situ

#ada rencana go internasional nggak?

Untuk ke depannya Insya Allah tahun depan bikin di Kuala Lumpur dulu tapi kita baru rapihin semua internal kita biar kita benar-benar go internasional. Jadi biar nggak malu-maluin

#kenapa Malaysia dulu? Kenapa nggak Singapura?

Kan saya tahu dan kuliah di sana jadi apa-apa di sana mahal, saya tahu apa-apa mahal dan gaji pegawai bisa sampai USS 2.000 berarti Rp 20 juta. Jadi kurang lebih sama lah tapi nggak se extreme Singapura karena apa-apa di sana mahal.

#omzet sudah kekumpul semua nih, siap nih mau nikah kapan?

Saya sekolah saja belum selesai kok. Ya pasti ada targetnya tapi selesain sekolah dulu

#Terakhir, ada nggak sih tawaran-tawaran untuk terjun ke dunia politik?

Tawaran ya pasti ada lah, masa nggak ada. Kalau untuk sekarang jujur saya masih menikmati dunia bisnis, dunia pisang, dunia clothing, dunia start-up digital, ya ke depannya saya nggak tahu tapi saya masih menikmati (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed