Sri Mulyani Komentari Lengsernya Dolar AS dari Rp 13.000

Sri Mulyani Komentari Lengsernya Dolar AS dari Rp 13.000

Maikel Jefriando - detikFinance
Selasa, 27 Sep 2016 15:34 WIB
Sri Mulyani Komentari Lengsernya Dolar AS dari Rp 13.000
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Nilai tukar rupiah terus menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berkat makin banyaknya aliran dana masuk melalui repatriasi tax amnesty. Mata uang Paman Sam lengser dari posisi Rp 13.000. Mengutip data perdagangan Reuters, Selasa (27/9/2016), dolar AS siang ini bergerak di Rp 12.934.

Apa komentar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati?

"Untuk berbagai macam indikator seperti kurs, tidak berdasar harian. Adanya arus masuk dan menjelang deadline (periode I tax amnesty) pasti akan mempengaruhi," ujarnya saat ditemui di Kantor Pusat Pajak, Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (27/9/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, penguatan rupiah tidak bisa diukur dalam rentang waktu harian namun harus dilihat keseluruhan dalam tahunan.

"Tapi kita akan lihat dari sisi keseluruhan tahun," ucap dia. (drk/dna)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads