Program KUR Terlilit Banyak Masalah
Selasa, 21/10/2008 13:10 WIB
Foto: Dikhy-detikcom
Jakarta - Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) diakui pemerintah banyak mengalami kendala. Diantaranya mengenai kebijakan perbankan terkait likuiditas perbankan, lembaga penjamin yang belum maksimal dan lain-lain.
"Ini problem besar yang bisa kita selesaikan secara bersama, program KUR masih banyak masalah, tapi tidak bisa dibilang tidak bisa jalan," ujar Menko Kesra Aburizal Bakrie di rakornas Kadin di Hotel Sahid, Jakarta, Selasa (21/10/2008).
Pada tahun depan pemerintah akan menambahkan Rp 1 triliun dana KUR. Namun ia memperkirakan tingkat gearing ratio-nya akan turun dari 10 kali hanya menjadi 6 kali saja terkait kondisi perbankan saat ini.
"Maka SPU (Jamkrindo) dan Askrindo hanya bisa menjamin Rp 6 triliun gearing ratio-nya hanya 6 kali," ucapnya.
Bahkan dari sisi perbankan, sekarang perbankan sudah melakukan kajian terutama setelah ada kebijakan BI mengenai masalah aktiva tetap risiko dari 100% menjadi 30%.
"Artinya mereka mengurangi permodalan itu, kalau dikasih pinjaman Rp 100 juta, maka modalnya dikurangi Rp 60 juta," jelasnya. Untuk ia mengharapkan agar BI menetapkan pada posisi semula yaitu di 100%.
Ia menambahkan dari sisi struktur permodalan lembaga penjaminan baik itu Askrindo maupun Jamkrindo, saat ini menurutnya masih negatif.
"Dari dana kredit KUR yang cair Rp 10,9 triliun mayoritas itu di BRI, tanpa jaminan dan SPU (Jamkrindo) dan Askrindo itu tidak ada, jadi bolong. Mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa," ucapnya.
Mengenai bunga KUR, saat ini pemerintah belum terpikirkan untuk mengubahnya namun diakuinya sudah banyak bank mengusulkaan untuk menaikkannya.
"Bank-bank mengusulkan skema bunga 16% maksimum itu nggak cukup. Tapi saya rasa masih cukup, saya belum bisa menyetujui tapi bisa mengerti," kilahnya beralasan.
(hen/ddn)
"Ini problem besar yang bisa kita selesaikan secara bersama, program KUR masih banyak masalah, tapi tidak bisa dibilang tidak bisa jalan," ujar Menko Kesra Aburizal Bakrie di rakornas Kadin di Hotel Sahid, Jakarta, Selasa (21/10/2008).
Pada tahun depan pemerintah akan menambahkan Rp 1 triliun dana KUR. Namun ia memperkirakan tingkat gearing ratio-nya akan turun dari 10 kali hanya menjadi 6 kali saja terkait kondisi perbankan saat ini.
"Maka SPU (Jamkrindo) dan Askrindo hanya bisa menjamin Rp 6 triliun gearing ratio-nya hanya 6 kali," ucapnya.
Bahkan dari sisi perbankan, sekarang perbankan sudah melakukan kajian terutama setelah ada kebijakan BI mengenai masalah aktiva tetap risiko dari 100% menjadi 30%.
"Artinya mereka mengurangi permodalan itu, kalau dikasih pinjaman Rp 100 juta, maka modalnya dikurangi Rp 60 juta," jelasnya. Untuk ia mengharapkan agar BI menetapkan pada posisi semula yaitu di 100%.
Ia menambahkan dari sisi struktur permodalan lembaga penjaminan baik itu Askrindo maupun Jamkrindo, saat ini menurutnya masih negatif.
"Dari dana kredit KUR yang cair Rp 10,9 triliun mayoritas itu di BRI, tanpa jaminan dan SPU (Jamkrindo) dan Askrindo itu tidak ada, jadi bolong. Mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa," ucapnya.
Mengenai bunga KUR, saat ini pemerintah belum terpikirkan untuk mengubahnya namun diakuinya sudah banyak bank mengusulkaan untuk menaikkannya.
"Bank-bank mengusulkan skema bunga 16% maksimum itu nggak cukup. Tapi saya rasa masih cukup, saya belum bisa menyetujui tapi bisa mengerti," kilahnya beralasan.
(hen/ddn)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 17:47 WIB
SBY Minta Hemat Listrik, PNS Jangan Main 'Game' Saat Lembur
-
Kamis, 24/05/2012 17:34 WIB
Lebih Cepat, Kini Urus Sertifikat Halal Bisa Secara Online
-
Kamis, 24/05/2012 17:32 WIB
Ketua Kadin: Masyarakat Lebih Banyak Makan Apel Impor
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
Kamis, 24/05/2012 17:15 WIB
8 IPO Perusahaan Teknologi yang Gagal
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
Kamis, 24/05/2012 17:04 WIB
PNS Tak Habis Akal 'Bobol' Anggaran Perjalanan Dinas
-
Kamis, 24/05/2012 17:03 WIB
8 IPO Perusahaan Teknologi yang Gagal
-
Kamis, 24/05/2012 15:44 WIB
Ini Isi Surat Lengkap Investor Tol ke SBY
-
Kamis, 24/05/2012 15:35 WIB
Pekerja Tambang 'Panas' Aturan Jero Wacik Timbulkan Ancaman PHK
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
