Rupiah dan IHSG Menawan

Sesi Siang

Rupiah dan IHSG Menawan

- detikFinance
Senin, 05 Jan 2009 12:09 WIB
Rupiah dan IHSG Menawan
Jakarta - Rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali tahun 2009 ini dengan penguatan yang lumayan. IHSG bahkan kembali ke level 1.400-an karena maraknya aksi beli saham pertambangan.

IHSG mengikuti penguatan bursa saham regional dan antisipasi pengumuman inflasi Desember 2008 oleh Badan Pusat Statistik (BPS)  pada Senin siang ini yang diprediksi angkanya menurun.
 
Saham-saham tambang yang di akhir tahun mengalami penurunan kini mulai rebound seiring pulihnya harga minyak dunia yang kini di level US$ 46 per barel.

Alhasil, Pada penutupan perdagangan saham sesi I, Senin (5/1/2009) IHSG melonjak 60,170 poin (4,44%) menjadi 1.415,578.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan rupiah pada perdagangan valas pukul 12.00 WIB, menguat 85 poin menjadi 10.980 per dolar AS. Pasar menilai Inflasi Desember cenderung menurun dibanding November 2008 yang sebesar 0,12% bahkan bisa terjadi deflasi. Jika kondisi inflasi membaik maka volatilitas terhadap rupiah juga diprediksi akan berkurang.

Perdagangan saham sesi siang mencatat transaksi sebanyak 35.009 kali, dengan volume 1,481 miliar unit saham, senilai Rp 1,094 triliun. Sebanyak 87 saham naik,  27 saham turun dan 34 saham stagnan.

Saham-saham yang naik harganya antara lain, Bumi Resources (BUMI) naik Rp 20 menjadi 930, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 80 menjadi Rp 1.940, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) naik Rp 700 menjadi Rp 7.600, United Tractors (UNTR) naik Rp 450 menjadi Rp 4.850 dan Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 80 menjadi Rp 1.170.

IHSG mengikuti penguatan bursa saham Asia seperti Hang Seng naik 1,25%, KOSPI naik 1,02%, Nikkei naik 2,07%, Shanghai naik 2,14%, STI Singapura naik 1,59% dan Taiwan naik 2,44%.    

(ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads