detikfinance

Rupiah Bisa Berbalik Arah

Irna Gustia - detikfinance
Jumat, 20/03/2009 08:16 WIB
(Foto: dok detikFinance)
Jakarta - Tren penguatan rupiah yang terjadi pekan ini bisa berbalik arah karena aksi ambil untung pelaku pasar. Rupiah akan mulai mengalami koreksi meski tetap di bawah level 12.000 per dolar AS.

Pada perdagangan valas pukul 08.00 WIB, Jumat (20/3/2009) rupiah ada di posisi 11.890 per dolar AS dan ditransaksikan di kisaran 11.885-11.895 per dolar AS. Posisi rupiah Jumat pagi ini agak turun dibanding penutupan Kamis kemarin (19/3/2009) di level 11.850 per dolar AS.

Meski rawan terkoreksi, pengamat pasar uang Farial Anwar mengatakan BI akan menjaga rupiah agar tidak tembus ke Rp 12.000/US$ dengan jumlah cadangan devisa yang dinilai cukup yaitu sekitar US$ 53 miliar

"Rupiah akan dipertahankan oleh BI level Rp 12.000/US$, maka itu level Rp 12.000/US$ akan dijaga sekuat tenaga. Selama ini anda perhatikan kan tidak pernah berhasil tembus Rp 12.000/US$ sehingga tidak membuat pasar panik. Saya melihat cadangan devisa US$ 53 miliar cukup seharusnya. Kita lihat tahun 1995 masih sekitar US$ 35 miliar tapi nilai tukarnya di Rp 9.000/US$," tutur Farial, Kamis (19/3/2009).

Sementara mata uang dolar AS belum bisa keluar dari zona pelemahan terhadap euro. Dolar AS cenderung melemah setelah the Fed mengumumkan akan melakukan pembelian surat utang AS.

Pada penutupan perdagangan Kamis waktu AS (19/3/2009) euro ada di posisi 1,3657 dolar AS yang menguat dibanding hari sebelumnya 1,3509 dolar AS. Sedangkan terhadap mata uang Jepang, dolar AS melemah ke 94,53 yen dibanding hari sebelumnya 96,03 yen.



(ir/ir)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.