Said Didu dan Pentium 30
Jumat, 03/04/2009 09:05 WIB
(Foto: dok detikFinance)
Jakarta - Jabatannya sebagai Sekretaris Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara(BUMN) membuat M Said Didu banyak tahu masalah dan detail perusahaan BUMN. Tapi kalau lagi tak bisa menjawab, Said pun mengeles dengan jurus pentium 30.
Seperti ketika ditanya berapa jumlah pajak, setoran dividen, utang dalam dan luar negeri, hingga belanja modal dan operasional (capex dan opex) BUMN, Said akan pilih-pilih untuk menjawabnya.
"Otak saya harus Pentium 30 kalau ditanya angka terus. Gimana saya bisa hafal semua," ujarnya di ruang kerjanya, Gedung Garuda, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (2/4/2009).
Memang, Said terkadang harus menyiapkan beberapa contekan berupa arsip yang menyimpan data mengenai angka-angka tersebut.
"Aduh, gila itu pertanyaan. Saya selama ini sekolah lulus dengan cum laude, tapi kalau ngadepin wartawan itu kayak ngadepin pertanyaan doktor," ujarnya.
Ia juga mengatakan, bukan hanya pertanyaan yang diajukan cukup tajam, tetapi juga sering ada unsur jebakan di dalamnya. Kalau sudah begitu, ia selalu menjawab dengan sedikit bercanda agar suasananya tidak menjadi kaku.
"Ah, saya enggak mau jawab. Nanti kau buat headline juga," elak pria asal Makassar ini.
(ang/ir)
Seperti ketika ditanya berapa jumlah pajak, setoran dividen, utang dalam dan luar negeri, hingga belanja modal dan operasional (capex dan opex) BUMN, Said akan pilih-pilih untuk menjawabnya.
"Otak saya harus Pentium 30 kalau ditanya angka terus. Gimana saya bisa hafal semua," ujarnya di ruang kerjanya, Gedung Garuda, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (2/4/2009).
Memang, Said terkadang harus menyiapkan beberapa contekan berupa arsip yang menyimpan data mengenai angka-angka tersebut.
"Aduh, gila itu pertanyaan. Saya selama ini sekolah lulus dengan cum laude, tapi kalau ngadepin wartawan itu kayak ngadepin pertanyaan doktor," ujarnya.
Ia juga mengatakan, bukan hanya pertanyaan yang diajukan cukup tajam, tetapi juga sering ada unsur jebakan di dalamnya. Kalau sudah begitu, ia selalu menjawab dengan sedikit bercanda agar suasananya tidak menjadi kaku.
"Ah, saya enggak mau jawab. Nanti kau buat headline juga," elak pria asal Makassar ini.
(ang/ir)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
