"Laba bersih menurun dari Rp 122,4 miliar menjadi Rp 110,5 miliar," kata Presiden Direktur TCID, Tatsuyoshi Kitamura dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (27/10/2009).
Penurunan laba, disebabkan kenaikan biaya kegiatan iklan dan promosi sebesar 33,2% dari Rp 87,2 miliar sekarang bertenggar di angka Rp 116,1 mililar. Peningkatan biaya iklan dapat dilihat dari peningkatan beban operasional sebesar 20,4% dari Rp 184,5 miliar menjadi Rp 222,1 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Walaupun laba perseroan menurun, namun perseroan membukukan peningkatan penjualan sebesar 6,4%. Data penjualan sampai September 2009 tercatat Rp 1,05 triliun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp 986,2 miliar. Sumbangan terbesar kenaikan tersebut berasal dari penjualan domestik yang sebesar 74% dari total penjualan.
Penjualan domestik meningkat 8,1% dari Rp 728,9 miliar menjadi Rp 787,7 miliar. Sedangkan untuk penjualan ekspor per triwulan III-2009, tercatat meningkat 5% dari Rp 257,2 miliar menjadi Rp 267 miliar.
(dro/dro)











































