BI Rawat 17 BPR 'Sakit'
Senin, 08/11/2010 14:55 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) kini merawat 17 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dalam 'ruang' pengawasan khusus atau Special Surveilance Unit. Bank sentral mengaku dengan tingkat pengawasan yang semakin baik jumlah BPR yang masuk SSU semakin berkurang.
Demikian diungkapkan oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia S Budi Rochadi ketika ditemu disela acara disela acara Munas VIII Perbarindo di Hotel Mercure, Ancol, Senin (08/11/2010).
"Jumlah BPR dalam pengawasan khusus semakin berkurang hanya tinggal beberapa saja. Dari 1.700-an itu yang masuk pengawasan khusus itu hanya 17 BPR," ujar Budi.
Menurut Budi, BPR yang masuk dalam SSU memang sangat kecil jumlahnya. Ia mengatakan dengan pengawasan yang semakin ketat maka efek yang ditimbulkan juga akan semakin baik.
"Kita perketat pengawasannya dan ini menjadi semakin baik sehingga akibatnya banyak BPR yang tadinya tidak terlihat atau susah terlihat pantauannnya jadi keliahatan," paparnya.
Menurut Budi, BPR yang masuk kedalam pengawasan khusus tersebut berada di luar DKI. "Ada satu yang terdapat di Jawa Tengah kemudian ada juga yang di BPD," katanya.
Lebih jauh Ia mengatakan, bank sentral terus memberikan banyak edukasi dan bimbingan kepada bank-bank BPR melalui Sumber Daya Manusia-nya (SDM) agar terus dapat bersaing dengan lembaga keuangan lain serta bank umum sekalipun.
"Kita memulainya dengan mempermudah proses sertifikasi bagi SDM BPR, kemudian kita juga memberikan teknis pembelajaran bagi SDM BPR di pelosok-pelosok daerah melalui website e-learning. Hal ini dilakukan untuk terus mengembangkan SDM BPR sendiri," jelasnya.
(dru/qom)
Demikian diungkapkan oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia S Budi Rochadi ketika ditemu disela acara disela acara Munas VIII Perbarindo di Hotel Mercure, Ancol, Senin (08/11/2010).
"Jumlah BPR dalam pengawasan khusus semakin berkurang hanya tinggal beberapa saja. Dari 1.700-an itu yang masuk pengawasan khusus itu hanya 17 BPR," ujar Budi.
Menurut Budi, BPR yang masuk dalam SSU memang sangat kecil jumlahnya. Ia mengatakan dengan pengawasan yang semakin ketat maka efek yang ditimbulkan juga akan semakin baik.
"Kita perketat pengawasannya dan ini menjadi semakin baik sehingga akibatnya banyak BPR yang tadinya tidak terlihat atau susah terlihat pantauannnya jadi keliahatan," paparnya.
Menurut Budi, BPR yang masuk kedalam pengawasan khusus tersebut berada di luar DKI. "Ada satu yang terdapat di Jawa Tengah kemudian ada juga yang di BPD," katanya.
Lebih jauh Ia mengatakan, bank sentral terus memberikan banyak edukasi dan bimbingan kepada bank-bank BPR melalui Sumber Daya Manusia-nya (SDM) agar terus dapat bersaing dengan lembaga keuangan lain serta bank umum sekalipun.
"Kita memulainya dengan mempermudah proses sertifikasi bagi SDM BPR, kemudian kita juga memberikan teknis pembelajaran bagi SDM BPR di pelosok-pelosok daerah melalui website e-learning. Hal ini dilakukan untuk terus mengembangkan SDM BPR sendiri," jelasnya.
(dru/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Sabtu, 25/05/2013 17:30 WIB
Bos Garuda Belum Tahu Masuk Daftar Calon Kepala BKPM
-
Sabtu, 25/05/2013 16:44 WIB
Masuk Daftar Maskapai Terbaik Dunia, Bos Garuda: Ini Hasil Kerja Keras
-
Sabtu, 25/05/2013 15:50 WIB
Dahlan Iskan Pakai Bahasa Mandarin Ngajar di Peking University
-
Sabtu, 25/05/2013 15:28 WIB
Chairul Tanjung Jadi 'Pak Pos' Dadakan di Korea
-
Sabtu, 25/05/2013 14:41 WIB
Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat, Indonesia Harus Berguru ke Korsel
-
Sabtu, 25/05/2013 16:41 WIB
Masuk Daftar Maskapai Terbaik Dunia, Bos Garuda: Ini Hasil Kerja Keras
-
Sabtu, 25/05/2013 15:47 WIB
Dahlan Iskan Pakai Bahasa Mandarin Ngajar di Peking University
-
Sabtu, 25/05/2013 14:06 WIB
Merpati Masuk Daftar Maskapai Terburuk di Dunia, Ini Tanggapan Bosnya
-
Sabtu, 25/05/2013 17:28 WIB
Bos Garuda Belum Tahu Masuk Daftar Calon Kepala BKPM
-
Sabtu, 25/05/2013 11:10 WIB
Laporan dari Korea Selatan
Indonesia Bisa Maju Seperti Korsel, Apa Kuncinya?
-
34 Komentar
-
33 Komentar
-
29 Komentar
-
22 Komentar
-
21 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Sabtu, 25/05/2013 15:50 WIB
Dahlan Iskan Pakai Bahasa Mandarin Ngajar di Peking University
Menteri BUMN Dahlan Iskan, menjadi dosen tamu di Peking University, Beijing, China. Dahlan menjadi pembicara pada acara yang diselenggarakan PPI di China.
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Jumat, 24/05/2013 16:24 WIB WIB
Bisnis Keripik Jamur Beromzet Rp 500 Juta/Bulan, Berminat?
-
Jumat, 24/05/2013 15:54 WIB WIB
PT DI Jualan Pesawat 'Made in Bandung' ke 6 Negara
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer











