detikfinance

Gaji Pokok Jenderal TNI dan Polri Naik Jadi Rp 4,2 Juta

Wahyu Daniel - detikfinance
Jumat, 25/03/2011 13:50 WIB
Gaji Pokok Jenderal TNI dan Polri Naik Jadi Rp 4,2 Juta Foto: dok.detikFinance
Jakarta -Kenaikan gaji pegawai negeri sipil (PNS), anggota TNI dan Polri hampir merata sekitar 10-15%. Jenderal TNI dan Polisi pun ikut menikmati kenaikan gaji pokok mulai 1 April 2011.

Ini tersirat dalam surat edaran Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian yang dikutip, Jumat (25/3/2011).

Dalam surat edaran bernomor S-9/PB/2011, mulai 1 April 2011, pembayaran gaji PNS, anggota TNI/Polri pembayaran gaji bulan April 2011 sudah menggunakan besaran gaji pokok baru. Di April, akan ada rapelan kenaikan gaji yang diterima karena kenaikan harusnya mulai Januari 2011.

Untuk PNS, kenaikan gaji dinikmati mulai dari PNS golongan Ia sampai golongan IVe, yang rentang besaran gaji pokoknya baru adalah Rp 1,175 juta/bulan hingga Rp 4,1 juta/bulan.

Untuk TNI, kenaikan gaji pokok dinikmati oleh anggota TNI golongan I (Tamtama) hingga golongan IV di tingkat perwira tinggi sekelas Jenderal Laksamana Marsekal.

Anggota TNI golongan I (Tamtama) ini gaji pokoknya menjadi paling rendah Rp 1,23 juta/bulan hingga paling tinggi 2,134 juta/bulan. Besarannya tergantung pada pangkat dan lamanya bekerja.

Untuk Jenderal, besaran gaji pokoknya berkisar Rp 3,749 juta/bulan hingga Rp 4,2 juta/bulan, tergantung dari lamanya masa bekerja.

Pegawai Polri juga demikian, kenaikan gaji pokok didapat oleh anggota Polri golongan I atau terendah, hingga setingkat Jenderal atau golongan IV. Untuk golongan I gaji pokoknya adalah Rp 1,2 juta/bulan dan tertinggi Rp 2,134 juta/bulan tergantung masa kerja.

Sementara Jenderal polisi, gaji pokoknya adalah Rp 3,749 juta/bulan hingga Rp 4,2 juta/bulan tergantung oleh lamanya masa kerja.

(dnl/qom)





Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Boediono: Kondisi Beda dengan 1997/1998 dan 2008 Rabu, 26/08/2015 07:44 WIB
    Wawancara Khusus
    Boediono: Kondisi Beda dengan 1997/1998 dan 2008
    Pemikiran-pemikirannya soal kebangsaan dan ekonomi masih melekat, Boediono terus mengikuti perkembangan ekonomi terkini, di dalam maupun luar negeri.‎


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut