Tips Mudah Menyiapkan Dana Darurat
Selasa, 27/12/2011 08:02 WIB
Jakarta - Banyak orang tidak memiliki dana darurat yang bisa dipakai saat genting. Kebanyakan hanya berupa tabungan biasa yang bisa dicairkan sewaktu-waktu. Padahal, ada baiknya anda menyisihkan dana khusus untuk darurat ketimbang harus memotong tabungan.
Dana darurat seperti ini akan sangat diperlukan di situasi-situasi seperti, perbaikan mobil mendadak, tagihan rumah sakit akibat kecelakaan tidak terduga maupun kena pemutusan hubungan kerja (PHK). Selain itu, bagi anda yang belum pernah memiliki simpanan seperti ini, bisa menjadi resolusi untuk memulainya di tahun 2012 nanti, terutama jika uang anda sudah habis untuk liburan Natal dan Tahun Baru.
Jadi bagaimanakah cara yang tepat untuk memulai dana darurat ini? Berikut ini ada beberapa tips dikutip dari financialedge, Selasa (27/12/2011), yang bisa membantu anda:
Jangan paksakan diri
Seperti pepatah lama, sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit. Jadi mulailah dengan sesuatu yang kecil untuk dana darurat ini. Bahkan, hanya dengan Rp 25 ribu atau Rp 30 ribu per minggu juga bisa. Intinya bukan pada jumlah uang yang disisihkan, tetapi lebih kepada kebiasaan dan disiplin dalam menyimpan. Sekali anda terbiasa dengan hal ini, jumlahnya bisa anda naikkan secara perlahan tiap minggu.
Minta bantuan bank
Minta tolong ke bank anda untuk secara otomatis memotong anggaran dari gaji anda ke sebuah simpanan khusus. Hal ini bisa membantu anda yang kurang bisa disiplin dalam membagi uang. Sekali lagi, jumlahnya tidak perlu terlalu besar. Selang beberapa waktu, tanpa anda sadari, jumlahnya akan lebih dari cukup.
Anggap dana darurat ini sebagai tagihan rutin
Tips ini berguna juga untuk membantu anda lebih disiplin dalam menyisihkan dana darurat. Anggaplah dana darurat ini sebagai tagihan rutin yang wajib anda bayar. Ketika anda membuat daftar tagihan bulanan, masukan 'dana darurat' dalam daftar itu. Supaya lebih unik lagi, anda bisa membuat invoice lengkap dengan tanggal setiap dana darurat yang anda simpan.
Jangan pakai uang lembur dan bonus
Memang tidak ada hukumnya anda harus membelanjakan uang lembur, bonus atau tunjangan lainnya sampai habis. Ada baiknya anda simpan saja uang itu ke dana darurat. Hal tersebut lebih baik daripada membeli ponsel baru atau makan di restoran mewah yang sangat mahal. Anda tidak akan menyesal telah menyimpan uang tersebut.
Simpan uang receh
Cari sebuah kotak kosong atau kaleng bekas kue lalu bersihkan. Lalu, setiap anda punya uang receh di saku celana, masukan ke tempat penyimpanan tersebut. Setelah satu bulan, dana yang terkumpul pun akan cukup besar. Setelah itu pindahkan ke rekening khusus dana darurat anda. Kategori 'recehan' ini tergantung keinginan anda, bisa maksimal Rp 10 ribu atau Rp 5 ribu. Kalau lebih kecil, langsung masuk ke kaleng tadi.
Kesimpulan: Ada asalan yang tepat kenapa dana seperti ini disebut 'darurat'. Anda tidak ingin terjebak di dalam situasi darurat dengan kantong yang kosong. Jika sampai terjadi, hal tersebut bisa menggerus kesehatan finansial anda karena terpaksa meminjam uang di saat yang tidak tepat.
(ang/qom)
Dana darurat seperti ini akan sangat diperlukan di situasi-situasi seperti, perbaikan mobil mendadak, tagihan rumah sakit akibat kecelakaan tidak terduga maupun kena pemutusan hubungan kerja (PHK). Selain itu, bagi anda yang belum pernah memiliki simpanan seperti ini, bisa menjadi resolusi untuk memulainya di tahun 2012 nanti, terutama jika uang anda sudah habis untuk liburan Natal dan Tahun Baru.
Jadi bagaimanakah cara yang tepat untuk memulai dana darurat ini? Berikut ini ada beberapa tips dikutip dari financialedge, Selasa (27/12/2011), yang bisa membantu anda:
Jangan paksakan diri
Seperti pepatah lama, sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit. Jadi mulailah dengan sesuatu yang kecil untuk dana darurat ini. Bahkan, hanya dengan Rp 25 ribu atau Rp 30 ribu per minggu juga bisa. Intinya bukan pada jumlah uang yang disisihkan, tetapi lebih kepada kebiasaan dan disiplin dalam menyimpan. Sekali anda terbiasa dengan hal ini, jumlahnya bisa anda naikkan secara perlahan tiap minggu.
Minta bantuan bank
Minta tolong ke bank anda untuk secara otomatis memotong anggaran dari gaji anda ke sebuah simpanan khusus. Hal ini bisa membantu anda yang kurang bisa disiplin dalam membagi uang. Sekali lagi, jumlahnya tidak perlu terlalu besar. Selang beberapa waktu, tanpa anda sadari, jumlahnya akan lebih dari cukup.
Anggap dana darurat ini sebagai tagihan rutin
Tips ini berguna juga untuk membantu anda lebih disiplin dalam menyisihkan dana darurat. Anggaplah dana darurat ini sebagai tagihan rutin yang wajib anda bayar. Ketika anda membuat daftar tagihan bulanan, masukan 'dana darurat' dalam daftar itu. Supaya lebih unik lagi, anda bisa membuat invoice lengkap dengan tanggal setiap dana darurat yang anda simpan.
Jangan pakai uang lembur dan bonus
Memang tidak ada hukumnya anda harus membelanjakan uang lembur, bonus atau tunjangan lainnya sampai habis. Ada baiknya anda simpan saja uang itu ke dana darurat. Hal tersebut lebih baik daripada membeli ponsel baru atau makan di restoran mewah yang sangat mahal. Anda tidak akan menyesal telah menyimpan uang tersebut.
Simpan uang receh
Cari sebuah kotak kosong atau kaleng bekas kue lalu bersihkan. Lalu, setiap anda punya uang receh di saku celana, masukan ke tempat penyimpanan tersebut. Setelah satu bulan, dana yang terkumpul pun akan cukup besar. Setelah itu pindahkan ke rekening khusus dana darurat anda. Kategori 'recehan' ini tergantung keinginan anda, bisa maksimal Rp 10 ribu atau Rp 5 ribu. Kalau lebih kecil, langsung masuk ke kaleng tadi.
Kesimpulan: Ada asalan yang tepat kenapa dana seperti ini disebut 'darurat'. Anda tidak ingin terjebak di dalam situasi darurat dengan kantong yang kosong. Jika sampai terjadi, hal tersebut bisa menggerus kesehatan finansial anda karena terpaksa meminjam uang di saat yang tidak tepat.
(ang/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
