Rekomendasi Saham
IHSG Flat Menunggu Data Inflasi
Rabu, 01/02/2012 07:48 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin akhirnya ditutup menguat berkat perburuan saham-saham unggulan menjelang akhir perdagangan. IHSG menguat meski sempat terseok-seok.
Pada perdagangan Selasa (31/1/2012), IHSG ditutup menguat hingga 26,533 poin (0,68%) ke level 3.941,693. Indeks LQ 45 menguat 5,188 poin (0,76%) ke level 692,157.
Pergerakan IHSG yang serba flat diprediksi akan berlangsung pada perdagangan Rabu (1/2/2012). Investor akan menunggu rilis data inflasi dari BPS siang ini. Kehadiran emiten baru, PT Surya Eka Perkasa Tbk diharapkan bisa memberikan angin segar.
Sementara bursa Wall Street menutup bulan Januari pada titik terbaiknya sejak Oktober 2011. Indeks saham di Wall Street menguat selama Januari berkat laporan keuangan dan data perekonomian AS yang membaik. Namun di akhir Januari, indeks saham ditutup melemah karena negatifnya data perekonomian.
Pada perdagangan Selasa (31/1/2012), indeks Dow Jones industrial average ditutup melemah 20,81 poin (0,16%) ke level 12.632,91. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah tipis 0,60 poin (0,05%) ke level 1.312,41, namun Nasdaq menguat 1,90 poin (0,07%) ke level 2.813,84.
Bursa-bursa regional juga dibuka flat. Berikut posisi bursa regional Rabu pagi ini:
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
eTrading Securities:
Secara teknikal, pada perdagangan kemarin IHSG berhasil rebound dengan candlestick membentuk pola Bullish Marubozu mengindikasikan sinyal Bullish Reversal. Sementara dari pergerakan indikator, Stochastic bergerak downtrend mencoba memasuki area oversold dengan RSI yang mencoba bergerak reversal. Pada perdagangan Rabu (1/2), diperkirakan IHSG akan bergerak pada range 3907-3992 dengan kecenderungan menguat. Sementara itu, saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. GGRM, SMGR, dan JSMR.
Panin Sekuritas:
IHSG kemarin ditutup menguat setelah sepanjang hari bergerak fluktuatif. Kenaikan IHSG didorong oleh sentimen positif dari bursa regional Asia sehubungan dengan kesepakatan pemimpin Eropa untuk mengurangi defisit. Disisi lain pergerakan indeks juga dibayangi oleh kecemasan investor akan angka inflasi Januari serta bola liar wacana pembatasan BBM serta kenaikan tarif dasar listrik per 1 April mendatang. Kami proyeksikan hari ini IHSG masih akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat terbatas pada kisaran support-resistance 3.926-3.989.
Indosurya:
Pada perdagangan Rabu (1/2) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.888-3.915 dan resistance 3.954-3.986. IHSG membentuk pola menyerupai bullish harami . Posisi candle masih di sekitar middle bollinger bands. MACD maish bergerak turun dengan histogram negatif yang memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic terlihat berupaya reversal dari area oversold . Adanya sentimen positif dari Eropa diharapkan bisa memberikan angin segar bagi pergerakan IHSG sehingga dimungkinkan untuk melanjutkan penguatannya. Rilis inflasi turut menjadi perhatian pasar. Jika hari ini pasar relatif sepi, ada kemungkinan terkait dengan pemisahan dana rekening investor dimana nasabah yang belum membuka rekening tidak bisa melakukan transaksi.
(qom/qom)
Pada perdagangan Selasa (31/1/2012), IHSG ditutup menguat hingga 26,533 poin (0,68%) ke level 3.941,693. Indeks LQ 45 menguat 5,188 poin (0,76%) ke level 692,157.
Pergerakan IHSG yang serba flat diprediksi akan berlangsung pada perdagangan Rabu (1/2/2012). Investor akan menunggu rilis data inflasi dari BPS siang ini. Kehadiran emiten baru, PT Surya Eka Perkasa Tbk diharapkan bisa memberikan angin segar.
Sementara bursa Wall Street menutup bulan Januari pada titik terbaiknya sejak Oktober 2011. Indeks saham di Wall Street menguat selama Januari berkat laporan keuangan dan data perekonomian AS yang membaik. Namun di akhir Januari, indeks saham ditutup melemah karena negatifnya data perekonomian.
Pada perdagangan Selasa (31/1/2012), indeks Dow Jones industrial average ditutup melemah 20,81 poin (0,16%) ke level 12.632,91. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah tipis 0,60 poin (0,05%) ke level 1.312,41, namun Nasdaq menguat 1,90 poin (0,07%) ke level 2.813,84.
Bursa-bursa regional juga dibuka flat. Berikut posisi bursa regional Rabu pagi ini:
- Indeks Nikkei-225 menguat tipis 1,03 poin (0,01%) ke level 8.803,54.
- Indeks KOSPI melemah tipis 0,66 poin (0,03%) ke level 1.955,13.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
eTrading Securities:
Secara teknikal, pada perdagangan kemarin IHSG berhasil rebound dengan candlestick membentuk pola Bullish Marubozu mengindikasikan sinyal Bullish Reversal. Sementara dari pergerakan indikator, Stochastic bergerak downtrend mencoba memasuki area oversold dengan RSI yang mencoba bergerak reversal. Pada perdagangan Rabu (1/2), diperkirakan IHSG akan bergerak pada range 3907-3992 dengan kecenderungan menguat. Sementara itu, saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. GGRM, SMGR, dan JSMR.
Panin Sekuritas:
IHSG kemarin ditutup menguat setelah sepanjang hari bergerak fluktuatif. Kenaikan IHSG didorong oleh sentimen positif dari bursa regional Asia sehubungan dengan kesepakatan pemimpin Eropa untuk mengurangi defisit. Disisi lain pergerakan indeks juga dibayangi oleh kecemasan investor akan angka inflasi Januari serta bola liar wacana pembatasan BBM serta kenaikan tarif dasar listrik per 1 April mendatang. Kami proyeksikan hari ini IHSG masih akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat terbatas pada kisaran support-resistance 3.926-3.989.
Indosurya:
Pada perdagangan Rabu (1/2) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.888-3.915 dan resistance 3.954-3.986. IHSG membentuk pola menyerupai bullish harami . Posisi candle masih di sekitar middle bollinger bands. MACD maish bergerak turun dengan histogram negatif yang memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic terlihat berupaya reversal dari area oversold . Adanya sentimen positif dari Eropa diharapkan bisa memberikan angin segar bagi pergerakan IHSG sehingga dimungkinkan untuk melanjutkan penguatannya. Rilis inflasi turut menjadi perhatian pasar. Jika hari ini pasar relatif sepi, ada kemungkinan terkait dengan pemisahan dana rekening investor dimana nasabah yang belum membuka rekening tidak bisa melakukan transaksi.
(qom/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
