Berita Lain
-
Rabu, 16/05/2012 17:52 WIB
Pemerintah Tak Ingin Converter Kit Meledak Seperti Elpiji 3 Kg -
Rabu, 16/05/2012 17:00 WIB
PLTU Embalut Perawatan, Listrik 2 Kota di Kaltim Padam -
Rabu, 16/05/2012 16:40 WIB
Ormas Bakal Ikut Awasi Penyelundupan BBM Subsidi -
Rabu, 16/05/2012 13:41 WIB
Pemerintah Masih Labil Soal Kenaikan Harga BBM di 2013 -
Rabu, 16/05/2012 12:32 WIB
Pertama Dalam Sejarah, Produksi Gas Masuk Asumsi Makro 2013 -
Selasa, 15/05/2012 16:19 WIB
Mobil Industri Masih Bebas 'Minum' BBM Subsidi
Indeks Berita
Rumor Saham
Sumitomo Minati INCO, Target Rp 4000?
Salah satu pelaku pasar mengatakan bahwa Sumitomo Corp dari Jepang akan menambah kepemilikan dalam PT Vale Indonesia Tbk (INCO). Kabar yang....
2 Komentar | Balas Tanggapan
2 Komentar | Balas Tanggapan
Peluang Usaha
Bisnis Lampu Beromzet Jutaan Rupiah Ini Berawal dari Hobi
Menggeluti sebuah bisnis tak jarang dimulai dari sebuah hobi ataupun kesukaan seseorang. Misalnya usaha lampu hias unik yang ditekuni oleh Kuntoro, asal Surabaya.
Sosok Dan Peristiwa
Siapakah Rudy Setyopurnomo, Sang Bos Baru Merpati?
Menteri BUMN Dahlan Iskan menunjuk Rudy Setyopurnomo sebagai Direktur Utama Merpati. Siapa sebenarnya Rudy?
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 2,771.000
-
Rp 472.000
Forum Finance register | login
Thread Pilihan
Rabu, 16/05/2012 14:04 WIB
Miris! Tahun Depan Gaji PNS Cuma Naik 7%
Posted by: kaptenDF
Selasa, 07/02/2012 17:18 WIB
Temui SBY, Bos Sumitomo Tambah Investasi Miliaran Dolar
Rachmadin Ismail - detikFinance
"Sumitomo sudah investasi US$ 5 miliar kemudian akan tambah lagi dibidang geothermal, akan masuk batubara akan masuk, kemudian gas masuk, banyak sekali," kata Menteri ESDM Jero Wacik usai mendampingi Presiden SBY bertemu dengan CEO Sumitomo di Istana Negara.
Wacik mengatakan Sumitomo merupakan salah satu investor Jepang yang menyatakan kepuasannya berinvestasi di Indonesia. Para investor Jepang ini mengakui kalau kondisi politik di Indonesia sangat stabil untuk berinvestasi dan ekonomi Indonesia terus tumbuh positif.
"Mereka bercerita kepada saya, kemaren di Semarang tidak hanya Sumitomo ada Mitsui, Toshiba, bos-bos Jepang datang. Acara peresmian (PLTU) Tanjung Jati B yang unit IV 660 MW," katanya.
Mengenai proyek panas bumi atau geotermal, lanjut Wacik, pemerintah sedang mendorong salah satu alternatif pembangkit listrik ini. Selain itu, pemanfaatan energi bio gas, termasuk pemanfaatan cangkang kelapa sawit berpotensi digunakan untuk pembangkit tenaga listrik.
"Perincian yang akan ditambah untuk future power energy proyek ini Di jawa tengah akan tambah US$ 2,5 miliar. Kemudian di geotermal Raja Basah dia akan menambah US$ 650 juta. Kemudian Muara Laboh untuk geotermal US$ 700 juta. Membuat FRSU atau penampungan gas ini kira US$ 4 miliar. Geotermal sedang tender belum ada angkanya. kalau sudah selesai tender akan diumumkan. Jawa Sumatera Power Connection project ini sedang tender ini diperkiran US$ 1 miliar. Indramayu goal power plant itu 1000 MW itu sekitar US$ 1,25 miliar," katanya.
(hen/ang)
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Komentar terkini (0 Komentar) ·
Follower Komentar
Berita Terpopuler
-
Rabu, 16/05/2012 13:18 WIB
Bos Kereta Api Pamer Stasiun Gambir Lebih Kinclong daripada Bandara Cengkareng -
Rabu, 16/05/2012 15:55 WIB
Wow! Sri Mulyani Masuk Daftar 'The Most Powerful Woman You've Never Heard Of' -
Rabu, 16/05/2012 11:20 WIB
Duh, Gaji PNS Cuma Naik 7% di 2013 -
Rabu, 16/05/2012 11:58 WIB
Berhasil Jaga Inflasi, Jokowi Dapat Penghargaan SBY dan BI -
Rabu, 16/05/2012 12:35 WIB
Siapakah Rudy Setyopurnomo, Sang Bos Baru Merpati?
Komentar Terpopuler
-
Senin, 14/05/2012 - 11:31
Dahlan Iskan: Pesimisme, RI Seolah-olah Bangkrut Minggu Depan -
Kamis, 17/05/2012 - 03:04
Berhasil Jaga Inflasi, Jokowi Dapat Penghargaan SBY dan BI -
Rabu, 16/05/2012 - 19:32
Dahlan: Ada yang Tersembunyi di Balik Utang Pemerintah Rp 1.859 Triliun -
Rabu, 16/05/2012 - 21:38
Tolak Dirut Baru, Pejabat Merpati Ramai-ramai Resign -
Rabu, 16/05/2012 - 21:51
Perlukah Ada Penyatuan Zona Waktu di Indonesia?
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com






Sending your message




