Rekomendasi Saham
IHSG Bisa Merayap Naik Perlahan
Rabu, 08/02/2012 08:18 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin kembali ditutup melemah 19 poin meski sudah adanya aksi beli jelang penutupan. Investor masih menanti keputusan penyelesaian krisis utang Yunani pada pekan ini.
Pada perdagangan, Selasa (7/2/2012), IHSG turun 19,336 poin (0,49%) ke level 3.955,452. Sementara Indeks LQ 45 melemah 3,595 poin (0,52%) ke level 690,232.
Penguatan tipis bursa-bursa global diharapkan bisa kembali mendorong IHSG ke teritori positif. Apalagi pelemahan yang sebelumnya terus menerus terjadi akan memunculkan potensi beli. IHSG pada perdagangan Rabu (8/2/2012) diprediksi bergerak fluktuatif cenderung menguat.
Bursa Wall Street kemarin berakhir menguat tipis dalam perdagangan yang sunyi. Investor kini menunggu hasil dari diskusi paket penyelamatan Yunani setelah kemarin parlemen gagal mencapai kesepakatan. Yunani kini sedang mempersiapkan dokumen untuk program reformasi yang dibutuhkan guna mendapatkan dana talangan sebesar 130 miliar euro.
Pada perdagangan Selasa (7/2/2012), indeks Dow Jones industrial average ditutup menguat 33,07 poin (0,26%) ke level 12.878,20. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat tipis 2,72 poin (0,20%) ke level 1.347,05 dan Nasdaq menguat 2,09 poin (0,07%) ke level 2.90408.
Bursa-bursa regional juga bergerak menguat tipis. Berikut posisi bursa regional Rabu pagi ini:
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas:
IHSG kembali ditutup melemah ditengah aksi wait and see investor akan penyelesaian krisis hutang Yunani. Kemarin indeks sempat bergerak naik sebelum akhirnya tertekan hingga akhir penutupan. Sentimen negatif dari wacana IMF memangkas proyeksi pertumbuhan China juga membayangi pergerakan bursa regional. Hari ini kami proyeksikan tekanan indeks akan berkurang. IHSG diperkirakan akan bergerak mixed dengan kisaran support-resistance 3.934-3.977.
eTrading Securities:
Secara teknikal, pada perdagangan kemarin IHSG bergerak terkoreksi dengan menembus garis MA 20, namun penurunannya tertahan oleh garis Support Trendlinenya. Indikator Stochastic membentuk deathcross sementara RSI bergerak downtrend. Pada perdagangan Rabu (8/2), diperkirakan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan terkoreksi dan akan bergerak pada range 3909-3992. Sementara itu, saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. BMRI, BBNI, dan INDY.
(qom/qom)
Pada perdagangan, Selasa (7/2/2012), IHSG turun 19,336 poin (0,49%) ke level 3.955,452. Sementara Indeks LQ 45 melemah 3,595 poin (0,52%) ke level 690,232.
Penguatan tipis bursa-bursa global diharapkan bisa kembali mendorong IHSG ke teritori positif. Apalagi pelemahan yang sebelumnya terus menerus terjadi akan memunculkan potensi beli. IHSG pada perdagangan Rabu (8/2/2012) diprediksi bergerak fluktuatif cenderung menguat.
Bursa Wall Street kemarin berakhir menguat tipis dalam perdagangan yang sunyi. Investor kini menunggu hasil dari diskusi paket penyelamatan Yunani setelah kemarin parlemen gagal mencapai kesepakatan. Yunani kini sedang mempersiapkan dokumen untuk program reformasi yang dibutuhkan guna mendapatkan dana talangan sebesar 130 miliar euro.
Pada perdagangan Selasa (7/2/2012), indeks Dow Jones industrial average ditutup menguat 33,07 poin (0,26%) ke level 12.878,20. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat tipis 2,72 poin (0,20%) ke level 1.347,05 dan Nasdaq menguat 2,09 poin (0,07%) ke level 2.90408.
Bursa-bursa regional juga bergerak menguat tipis. Berikut posisi bursa regional Rabu pagi ini:
- Indeks Nikkei-225 menguat 46,41 poin (0,52%) ke level 8.963,93.
- Indeks KOSPI menguat 7,65 poin (0,39%) ke level 1.988,86.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas:
IHSG kembali ditutup melemah ditengah aksi wait and see investor akan penyelesaian krisis hutang Yunani. Kemarin indeks sempat bergerak naik sebelum akhirnya tertekan hingga akhir penutupan. Sentimen negatif dari wacana IMF memangkas proyeksi pertumbuhan China juga membayangi pergerakan bursa regional. Hari ini kami proyeksikan tekanan indeks akan berkurang. IHSG diperkirakan akan bergerak mixed dengan kisaran support-resistance 3.934-3.977.
eTrading Securities:
Secara teknikal, pada perdagangan kemarin IHSG bergerak terkoreksi dengan menembus garis MA 20, namun penurunannya tertahan oleh garis Support Trendlinenya. Indikator Stochastic membentuk deathcross sementara RSI bergerak downtrend. Pada perdagangan Rabu (8/2), diperkirakan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan terkoreksi dan akan bergerak pada range 3909-3992. Sementara itu, saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. BMRI, BBNI, dan INDY.
(qom/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
