Tomy Winata Yakin Signature Tower Bisa 'Libas' Twin Tower Petronas
Rabu, 08/02/2012 08:30 WIB
Signature Tower (Foto: Archdaily)
Jakarta - Pemilik kelompok usaha Artha Graha Grup, Tomy Winata bakal membangun gedung pencakar langit setinggi 638 meter bernama Signature Tower. Gedung ini bakal jauh mengalahkan ikon Malaysia yaitu Menara Kembar Petronas.
Demikian disampaikan oleh Wakil Presiden Direktur Bank Artha Graha B. Wisnu Tjandra di Gedung Artha Graha, SCBD, Jakarta, Selasa (7/2/2012).
"Saat ini Malaysia punya gedung yang dibanggakan yaitu Twin Tower. Nanti tidak akan ada apa-apanya dibandingkan dengan Signature Tower," ujar Wisnu.
Dia mengatakan gedung pencakar langit ini akan dibangun dengan banyak kegunaan. Gedung ini bakal menjadi kawasan perkantoran, apartemen, dan hotel. "Ini bakal menjadi kebanggaan dan herritage Indonesia," imbuhnya.
Gedung pencakar langit ini rencananya akan dibangun di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD) Jakarta, tepatnya di gedung Automall yang saat ini sudah dikosongkan.
Gedung Automall sebelumnya menjadi tempat penjualan mobil dan motor mewah berada di lokasi lot 6 kawasan SCBD. Gedung ini bagian dari Kawasan SCBD yang dikelola oleh oleh PT Danayasa Arthatama Tbk. Kepemilikan saham Tomy Winata di PT Danayasa Arthatama Tbk 0,001%, kemudian publik 17,58% dan pemegang mayoritas adalah PT Jakarta International Hotels & Development (JIHD) Tbk sebesar 82,4%.
Sementara itu, kepemilikan saham Tomy Winata di PT Jakarta International Hotels & Development (JIHD) Tb sebesar 15,87%, Sugianto Kusuma 9,76%, Santoso Gunara 0,40%, pemegang saham Indonesia, masing-masing dibawah 5% dengan total kepemilikan saham 53,32% dan pemegang saham asing dengan masing-masing persentase kurang dari 5% dengan total 20,65%.
Pembangunan gedung tersebut akan dilakukan mulai tahun ini dan rencananya akan dilakukan selama 6-8 tahun. Akan tetapi sampai saat ini belum ada izin dari pemerintah pusat dan daerah soal pembangunan ini, terutama soal keamanan penerbangan.
Kawasan Sudirman Central Business District (SCBD) yang menjadi lokasi Signature Tower dikembangkan oleh PT Danayasa Arthatama Tbk. Kepemilikan saham Tomy Winata PT Danayasa Arthatama Tbk hanya 0,001%, kemudian publik 17,58% dan pemegang mayoritas adalah PT Jakarta International Hotels & Development (JIHD) Tbk sebesar 82,4%.
Sementara itu, kepemilikan saham Tomy Winata berdasarkan laporan keuangan Maret 2011 di PT Jakarta International Hotels & Development (JIHD) Tb sebesar 15,87%, Sugianto Kusuma 9,76%, Santoso Gunara 0,40%, pemegang saham Indonesia, masing-masing dibawah 5% dengan total kepemilikan saham 53,32% dan pemegang saham asing dengan masing-masing persentase kurang dari 5% dengan total 20,65%.
Pembangunan akan menghabiskan dana US$ 1 miliar, atau setara Rp 9 triliun. Signature Tower akan jadi gedung tertinggi di Indonesia, sekaligus mematahkan rencana pembangunan gedung 100 lantai oleh PT Adhi Karya Tbk (ADHI).
(dnl/qom)
Demikian disampaikan oleh Wakil Presiden Direktur Bank Artha Graha B. Wisnu Tjandra di Gedung Artha Graha, SCBD, Jakarta, Selasa (7/2/2012).
"Saat ini Malaysia punya gedung yang dibanggakan yaitu Twin Tower. Nanti tidak akan ada apa-apanya dibandingkan dengan Signature Tower," ujar Wisnu.
Dia mengatakan gedung pencakar langit ini akan dibangun dengan banyak kegunaan. Gedung ini bakal menjadi kawasan perkantoran, apartemen, dan hotel. "Ini bakal menjadi kebanggaan dan herritage Indonesia," imbuhnya.
Gedung pencakar langit ini rencananya akan dibangun di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD) Jakarta, tepatnya di gedung Automall yang saat ini sudah dikosongkan.
Gedung Automall sebelumnya menjadi tempat penjualan mobil dan motor mewah berada di lokasi lot 6 kawasan SCBD. Gedung ini bagian dari Kawasan SCBD yang dikelola oleh oleh PT Danayasa Arthatama Tbk. Kepemilikan saham Tomy Winata di PT Danayasa Arthatama Tbk 0,001%, kemudian publik 17,58% dan pemegang mayoritas adalah PT Jakarta International Hotels & Development (JIHD) Tbk sebesar 82,4%.
Sementara itu, kepemilikan saham Tomy Winata di PT Jakarta International Hotels & Development (JIHD) Tb sebesar 15,87%, Sugianto Kusuma 9,76%, Santoso Gunara 0,40%, pemegang saham Indonesia, masing-masing dibawah 5% dengan total kepemilikan saham 53,32% dan pemegang saham asing dengan masing-masing persentase kurang dari 5% dengan total 20,65%.
Pembangunan gedung tersebut akan dilakukan mulai tahun ini dan rencananya akan dilakukan selama 6-8 tahun. Akan tetapi sampai saat ini belum ada izin dari pemerintah pusat dan daerah soal pembangunan ini, terutama soal keamanan penerbangan.
Kawasan Sudirman Central Business District (SCBD) yang menjadi lokasi Signature Tower dikembangkan oleh PT Danayasa Arthatama Tbk. Kepemilikan saham Tomy Winata PT Danayasa Arthatama Tbk hanya 0,001%, kemudian publik 17,58% dan pemegang mayoritas adalah PT Jakarta International Hotels & Development (JIHD) Tbk sebesar 82,4%.
Sementara itu, kepemilikan saham Tomy Winata berdasarkan laporan keuangan Maret 2011 di PT Jakarta International Hotels & Development (JIHD) Tb sebesar 15,87%, Sugianto Kusuma 9,76%, Santoso Gunara 0,40%, pemegang saham Indonesia, masing-masing dibawah 5% dengan total kepemilikan saham 53,32% dan pemegang saham asing dengan masing-masing persentase kurang dari 5% dengan total 20,65%.
Pembangunan akan menghabiskan dana US$ 1 miliar, atau setara Rp 9 triliun. Signature Tower akan jadi gedung tertinggi di Indonesia, sekaligus mematahkan rencana pembangunan gedung 100 lantai oleh PT Adhi Karya Tbk (ADHI).
(dnl/qom)
Baca Juga
- Mencakar Langit, Menara Jakarta & Signature Tower Beda Segmen
- Wah! Menara Jakarta & Signature Tower SCBD Dibangun Bersamaan
- Pangeran Arab Penggagas Menara 1000 Meter Jual Four Seasons Jakarta
- Menara Tomy Winata & Adhi Karya Bakal Tak Laku
- Bappenas: Gedung Pencakar Langit dan Mal Bikin Jakarta Makin Sempit
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
