Ironis! Belajar dari RI, Argentina Sukses Konversi BBM ke Gas
Kamis, 09/02/2012 15:59 WIB
Jakarta - Mantan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Tubagus Haryono mengungkapkan banyak terjadi keironisan dalam pelaksanaan konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG) di Indonesia.
Tubagus menyebutkan dahulu Argentina sempat belajar mengenai penggunaan energi gas ke Indonesia. Namun kini salah satu negara di Amerika Selatan itu justru berhasil menggunakan BBG, sementara Indonesia sebaliknya.
"Tahun 1986, kita punya 8 buah SPBG (stasiun pengisian bahan bakar gas), pemerintah Argentina ke sini untuk belajar. Sekarang, mereka (Argentina) punya 4.000 SPBG, dan kita cuma punya 6 SPBG," sindirnya dalam dalam Diskusi ILUNI UI bertajuk "Mengkaji Alternatif Kebijakan BBM: Tambah Subsidi, Pembatasan atau Kenaikan Harga", UI Salemba, Jakarta, Kamis (9/2/2012).
Ia menyayangkan kondisi tersebut mengingat cadangan gas Indonesia 3,5 kali lebih banyak dibandingkan cadangan minyaknya. "Cadangan gas kita itu 3,5 kali dibandingkan minyak," ungkapnya.
Tubagus menilai belum berjalannya kebijakan konversi BBM ke BBG tersebut karena belum adanya peraturan yang tegas. Nantinya, jika sudah ada peraturan tersebut maka bisa dimulai persiapan infrastruktur untuk penggunaan BBG tersebut.
"Jadi perlu aturan yang tegas dan persiapan yang jangan ujug-ujug, siapkan converter kit. India ini dulunya gagal menggunakan BBG karena belum dapat izin dari DPR-nya, tapi sekarang 70 kota sudah pakai gas," tandasnya.
(nia/hen)
Tubagus menyebutkan dahulu Argentina sempat belajar mengenai penggunaan energi gas ke Indonesia. Namun kini salah satu negara di Amerika Selatan itu justru berhasil menggunakan BBG, sementara Indonesia sebaliknya.
"Tahun 1986, kita punya 8 buah SPBG (stasiun pengisian bahan bakar gas), pemerintah Argentina ke sini untuk belajar. Sekarang, mereka (Argentina) punya 4.000 SPBG, dan kita cuma punya 6 SPBG," sindirnya dalam dalam Diskusi ILUNI UI bertajuk "Mengkaji Alternatif Kebijakan BBM: Tambah Subsidi, Pembatasan atau Kenaikan Harga", UI Salemba, Jakarta, Kamis (9/2/2012).
Ia menyayangkan kondisi tersebut mengingat cadangan gas Indonesia 3,5 kali lebih banyak dibandingkan cadangan minyaknya. "Cadangan gas kita itu 3,5 kali dibandingkan minyak," ungkapnya.
Tubagus menilai belum berjalannya kebijakan konversi BBM ke BBG tersebut karena belum adanya peraturan yang tegas. Nantinya, jika sudah ada peraturan tersebut maka bisa dimulai persiapan infrastruktur untuk penggunaan BBG tersebut.
"Jadi perlu aturan yang tegas dan persiapan yang jangan ujug-ujug, siapkan converter kit. India ini dulunya gagal menggunakan BBG karena belum dapat izin dari DPR-nya, tapi sekarang 70 kota sudah pakai gas," tandasnya.
(nia/hen)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
