detikfinance

Kabar Positif dari Global, IHSG Tetap Lesu

Angga Aliya - detikfinance
Jumat, 10/02/2012 09:36 WIB
Ilustrasi Foto: Angga/detikFinance
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tetap lesu meski diberi kabar positif dari bursa global. Indeks lebih mengekor pergerakan bursa Asia yang melemah.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka stagnan di posisi Rp 8.985 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin.

Pada perdagangan preopening, IHSG turun tipis 6,891 poin (0,17%) ke level 3.972,097. Sementara Indeks LQ 45 melemah tipis 1,754 poin (0,25%) ke level 692,717.

Membuka perdagangan akhir pekan, Jumat (10/2/2012), IHSG berkurang tipis 6,886 poin (0,17%) ke level 3.972,102. Indeks LQ 45 turun tipis 1,673 poin (0,24%) ke level 692,798.

Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG melemah tipis 7,881 poin (0,20%) ke level 3.971,107. Sementara Indeks LQ 45 menipis 1,876 poin (0,27%) ke level 692,595.

Kemarin, pelemahan IHSG akhirnya bisa tertahan dengan turunnya tingkat suku bunga acuan alias BI Rate. Setelah sempat jatuh lebih dari 30 poin, IHSG ditutup hanya turun 9 poin.

Bursa Wall Street tadi malam ditutup hanya menguat tipis menyusul turunnya data pengangguran dan naiknya konsumsi. Sentimen positif juga datang dari Yunani,

Paket reformasi fiskal dari Uni Eropa dan IMF sudah disetujui, yaitu pengucuran paket dana talangan kedua senilai 130 miliar Euro, guna mencegah negara ini gagal bayar obligasi 14,5 miliar Euro pertengahan bulan depan.

Bursa Asia pun merespons sentimen tersebut dengan bergerak mixed dan cenderung melemah. Hanya bursa saham Singapura yang berhasil keluar dari zona merah.

Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi ini:

  • Indeks Komposit Shanghai turun tipis 5,98 poin (0,25%) ke level 2.343,61.  
  • Indeks Hang Seng melemah 103,35 poin (0,49%) ke level 20.906,66.  
  • Indeks Nikkei 225 turun 26,92 poin (0,30%) ke level 8.975,32.  
  • Indeks Straits Times naik tipis 1,64 poin (0,05%) ke level 2.983,84.  

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka stagnan di posisi Rp 8.985 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin.



(ang/ang)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?