Bangun Pabrik Baja Cilegon, Krakatau Posco Gelontorkan Rp 23,9 Triliun
Jumat, 17/02/2012 12:53 WIB
Jakarta - Perusahaan Patungan PT Krakatau Steel Tbk dan POSCO Korea yakni PT Krakatau Posco siap mengucurkan investasi awal US$ 2,66 miliar atau sekitar Rp 23,9 triliun untuk pembangunan pabrik baja di Cilegon dari keseluruhan nilai investasi US$ 6 miliar.
Demikian disampaikan Presiden Direktur Krakatau Posco, Kim Dong Him dalam acara penandatanganan perseroan dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) dalam penyaluran tenaga listrik 150kV di Jakarta, Jumat (17//2/2012).
"Invetasi kami mencapai US$ 6 miliar dan terbagi dalam dua fase. Fase pertama US$ 2,66 miliar. Fase kedua adalah sisanya," kata Kim. Pembangunan pabrik plat baja dan slab roled coil terbagi dalam dua tahap. Tahap awal perseroan telah memulai pembangunan dan akan rampung di akhir 2013 dengan menghabiskan dana US$ 2,66 miliar.
Ia menambahkan, Krakatau Posco siap memproduksi dua jenis baja, yakni plat baja dan slab baja. Sebagian besar hasil baja diperuntukkan pasar dalam negeri. "Rencana produksi kami 3 juta ton. Rencana mulai Desember 2013," ungkapnya.
Plat baja dan hot roled coil yang akan diproduksi Krakatau Posco masing-masing mencapai 1,5 juta ton per tahun. "Produksi kita yang Plat baja sekitar 65%-70% untuk pasar domestik. Sisanya ekspor," papar Kim.
"Untuk slab kita komitmen 1,5 juta ton diperuntukkan untuk Krakatau Steel. Sisanya 0,5 juta ton untuk pasar Asia Tenggara," tegas Kim.
Seperti diketahui, pembangunan konstruksi tahap I Krakatau Posco pada Juli 2011, dengan peresmian pemancangan tiang pertama proyek yang disaksikan oleh Presiden SBY.
Dalam tahap pembangunan, perseroan juga bekerjasama dengan PLN untuk mendapatkan suplai listrik tegangan tinggi 150 kV. Layanan premium ini merupakan bentuk layanan kualitas energi ke instalasi listrik milik Posco.
Daya listrik yang disalurkan mencapai 165 MVA dan akan digunakan dalam tiga tahap. Tahap I perseroan menggunakan daya 80 MVA di November 2012. Tahap II daya yang disuplai 100 MVA pada Juli 2013. Tahap terakhir, Posco akan menggunakan penuh daya 165 MVA di Januari 2014.
"Harga jual yang disepakati Rp 810 per kWh. Ini adalah kesepakatan harga dengan skema layanan khusus. Harga jual menggunakan single tarif, dimana harga jual saat waktu beban puncak (WBP) adalah sama dengan harga jual saat Luar Waktu Beban Puncak (LWBP)," ucap Direktur Perencanaan dan Manajemen Risiko PLN, Murtaqi Syamsuddin.
"Tanda tangan hari ini digunakan untuk mendukung produksi secara lancar. Kita harapkan pada 2013 suplai listrik listrik stabil agar produksi lancar. Karena kita membutuhkan kualitas listrik tertinggi dan stabil," pungkas Kim.
(wep/dnl)
Demikian disampaikan Presiden Direktur Krakatau Posco, Kim Dong Him dalam acara penandatanganan perseroan dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) dalam penyaluran tenaga listrik 150kV di Jakarta, Jumat (17//2/2012).
"Invetasi kami mencapai US$ 6 miliar dan terbagi dalam dua fase. Fase pertama US$ 2,66 miliar. Fase kedua adalah sisanya," kata Kim. Pembangunan pabrik plat baja dan slab roled coil terbagi dalam dua tahap. Tahap awal perseroan telah memulai pembangunan dan akan rampung di akhir 2013 dengan menghabiskan dana US$ 2,66 miliar.
Ia menambahkan, Krakatau Posco siap memproduksi dua jenis baja, yakni plat baja dan slab baja. Sebagian besar hasil baja diperuntukkan pasar dalam negeri. "Rencana produksi kami 3 juta ton. Rencana mulai Desember 2013," ungkapnya.
Plat baja dan hot roled coil yang akan diproduksi Krakatau Posco masing-masing mencapai 1,5 juta ton per tahun. "Produksi kita yang Plat baja sekitar 65%-70% untuk pasar domestik. Sisanya ekspor," papar Kim.
"Untuk slab kita komitmen 1,5 juta ton diperuntukkan untuk Krakatau Steel. Sisanya 0,5 juta ton untuk pasar Asia Tenggara," tegas Kim.
Seperti diketahui, pembangunan konstruksi tahap I Krakatau Posco pada Juli 2011, dengan peresmian pemancangan tiang pertama proyek yang disaksikan oleh Presiden SBY.
Dalam tahap pembangunan, perseroan juga bekerjasama dengan PLN untuk mendapatkan suplai listrik tegangan tinggi 150 kV. Layanan premium ini merupakan bentuk layanan kualitas energi ke instalasi listrik milik Posco.
Daya listrik yang disalurkan mencapai 165 MVA dan akan digunakan dalam tiga tahap. Tahap I perseroan menggunakan daya 80 MVA di November 2012. Tahap II daya yang disuplai 100 MVA pada Juli 2013. Tahap terakhir, Posco akan menggunakan penuh daya 165 MVA di Januari 2014.
"Harga jual yang disepakati Rp 810 per kWh. Ini adalah kesepakatan harga dengan skema layanan khusus. Harga jual menggunakan single tarif, dimana harga jual saat waktu beban puncak (WBP) adalah sama dengan harga jual saat Luar Waktu Beban Puncak (LWBP)," ucap Direktur Perencanaan dan Manajemen Risiko PLN, Murtaqi Syamsuddin.
"Tanda tangan hari ini digunakan untuk mendukung produksi secara lancar. Kita harapkan pada 2013 suplai listrik listrik stabil agar produksi lancar. Karena kita membutuhkan kualitas listrik tertinggi dan stabil," pungkas Kim.
(wep/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Rabu, 22/05/2013 21:39 WIB
Apa Kabar Mobil Nasional? Tak Satupun Pengusaha Besar Mau Beri Modal
-
Rabu, 22/05/2013 21:20 WIB
RI Bergantung Minyak Impor, MS Hidayat: Importir Makin Besar Untungnya
-
Rabu, 22/05/2013 19:10 WIB
Ekspansi Intraco Penta di Kalimantan
-
Rabu, 22/05/2013 18:48 WIB
Rp 64 Triliun Lenyap, Wanita Ini Tetap Jadi yang Terkaya di Australia
-
Rabu, 22/05/2013 18:38 WIB
Ini Alasan Bos PT KAI Tak Gusur Minimarket di Stasiun Kereta
-
Rabu, 22/05/2013 21:39 WIB
Apa Kabar Mobil Nasional? Tak Satupun Pengusaha Besar Mau Beri Modal
-
Rabu, 22/05/2013 21:20 WIB
RI Bergantung Minyak Impor, MS Hidayat: Importir Makin Besar Untungnya
-
Rabu, 22/05/2013 18:39 WIB
Rp 64 Triliun Lenyap, Wanita Ini Tetap Jadi yang Terkaya di Australia
-
Rabu, 22/05/2013 18:38 WIB
Ini Alasan Bos PT KAI Tak Gusur Minimarket di Stasiun Kereta
-
Rabu, 22/05/2013 18:25 WIB
PT KAI: 1 Juni 2013 Semua Stasiun di Jabodetabek Steril dari Kios dan PKL
-
68 Komentar
-
38 Komentar
-
30 Komentar
-
29 Komentar
-
26 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Rabu, 22/05/2013 18:48 WIB
Rp 64 Triliun Lenyap, Wanita Ini Tetap Jadi yang Terkaya di Australia
Pengusaha tambang raksasa Gina Rinehart telah kehilangan kekayaan AUD 7 miliar (US$ 6,8 miliar) atau sekitar Rp 64 triliun tahun lalu. Meski begitu, Rinehart tetap jadi orang terkaya di Australia.
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Rabu, 22/05/2013 16:01 WIB WIB
Perbanas Ungkap Alasan Soal Gencarnya Bank Singapura Akuisisi Bank Lokal
-
Rabu, 22/05/2013 15:46 WIB WIB
Sudah Terpasang AC, Harga Tiket Kereta Jarak Jauh Kelas 3 Naik 175%
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer


_2.gif)







