detikfinance

Rekomendasi Saham

Krisis Eropa Masih 'Hantui' Pergerakan IHSG

Angga Aliya - detikfinance
Kamis, 23/02/2012 08:14 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin menipis 7 poin di tengah perdagangan yang tidak terlalu ramai. Saham-saham blue chip berbasis konsumer paling banyak kena ambil untung.

Pada perdagangan, Rabu (22/2/2012), IHSG menipis 7,927 poin (0,20%) ke level 3.995,024. Sementara Indeks LQ 45 turun tipis 2,445 poin (0,35%) ke level 693,982.

Saham-saham bank menjegal pertumbuhan bursa saham Wall Street akibat kekhawatiran akan menyebarnya krisis Eropa ke negara lain. Indeks S&P 500 batal menembus posisi tertinginya dalam 10 bulan terakhir.

Indeks sektor bank memimpin kejatuhan di indeks S&P 500. Investor takut kalau lambatnya pertumbuhan ekonomi Eropa akan menular kepada bank-bank yang terlibat dengannya.

Pada perdagangan Rabu waktu setempat, Indeks Dow Jones kehilangan 27,02 poin (0,21%) ke level 12.938,67. Indeks S&P 500 Index melemah 4,55 poin (0,33%) ke level 1.357,66. Indeks Komposit Nasdaq jatuh 15,40 poin (0,52%) ke level 2.933,17.

Bursa-bursa di regional ikut bergerak melemah pagi ini:

  • Indeks Nikkei 225 turun tipis 24,89 poin (0,26%) ke level 9.529,11.  
  • Indeks KOSPI anjlok 26,07 poin (1,29%) ke level 2.002,58.  

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

Panin Sekuritas
Melonjaknya harga minyak mentah di pasar internasional ke level tertinggi dalam 9 bulan terakhir menjadi pemicu turunnya IHSG pada perdagangan kemarin. Pemerintah dalam beberapa kali kesempatan mengungkapkan rencana kenaikan harga BBM bersubsidi jika harga minyak mentah menembus level US$115/barel. Opsi kenaikan harga BBM bersubsidi menurut Pemerintah tidak bisa dihindari. Pasar merespon negatif adanya wacana tersebut, meski beberapa sektor seperti pertambangan dan perkebunan diuntungkan oleh apresiasi harga komoditas di pasar internasional. Kami melihat harga minyak mentah serta perkembangan krisis hutang eropa masih akan membayangi pergerakan indeks dalam jangka pendek. Kami memproyeksikan indeks akan bergerak pada kisaran support-resistance 3.970-4.028. Saham pilihan : JPFA, BJBR, ARTI, MDLN.

eTrading Securities
Secara teknikal, pada perdagangan Rabu (22/2), IHSG terkoreksi dengan Candlestick membentuk pola Hanging Man mengindikasikan sinyal Bearish Reversal sementara dari pergerakan indikator teknikal, MA 5 dan MA 20 berhasil membentuk golden cross namun perlu diwaspadai Stochastic yang mulai bergerak melandai dengan RSI yang bergerak downtrend. Pada perdagangan Kamis (23/2) diperkirakan IHSG akan bergerak pada range 3963-4028 dengan kecenderungan melemah. Sementara itu, saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. JPFA, BBTN, dan IMAS.



(ang/ang)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?