detikfinance

Ada Usulan Mal Juga Harus Dilengkapi Hunian untuk Pekerja

Zulfi Suhendra - detikfinance
Kamis, 12/04/2012 16:40 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/04/12/1016/mal2-dalam.jpg
Jakarta - Berkembangnya pertumbuhan pusat perbelanjaan besar di Jakarta dan kota-kota lainnya harus diimbangi oleh pertumbuhan perumahan untuk masyarakat yang berpenghasilan rendah.

Demikian yang disampaikan oleh Deputi Perumahan Formal Kementerian Perumahan Rakya, Pangihutan Marpaung saat acara sosialisasi UU Rumah Susun di Hotel Sahid Jakarta hari Kamis (12/4/12).

Dia menuturkan konsep pembangunan mal yang sedang berkembang pesat saat ini harus berimbang dengan jumlah perumahan rakyat yang dibangun di sekitarnya.

"Kalau ada kegiatan ekonomi ekonomi berskala besar, itu harusnya disediakan juga perumahannya, bisa sewa atau milik," paparnya.

Marpaung menyebutkan konsep pembangunan mal dan perumahan ini seharusnya berpadu, yaitu percampuran pembangunan di suatu titik tertentu. Kenyataanya tenaga kerja di mal itu sebagian besar berdomisili di luar kota Jakarta sehingga perlu dibangun sebuah perumahan untuk menampung tenaga kerja, manfaatnya kemacetan bisa berkurang.

"Kalau nggak gitu, tetap saja akan memperparah kondisi lalu lintas kita," tuturnya.

Dengan konsep seperti ini akan menguntungkan semua kalangan baik kalangan atas maupun menengah ke bawah karena menurut Marpaung akan terjadi aktivitas yang lebih efektif di area mal tersebut.

"Kalau tempatnya mix tentu di kawasan mal itu akan hidup 24 jam dan juga akan mengurangi kesenjangan karena yang hidup disitu bukan cuma kalangan atas, tapi juga kalangan menengah ke bawah," tegasnya.

Seperti diberitakan detikFinance sebelumnya, Jakarta adalah satu-satunya kota di Indonesia yang memiliki jumlah mal terbanyak. Data yang tercatat pada akhir tahun ini ada 75 mal yang berdiri di Jakarta. Tahun ii saja akan hadir 3 mal raksasa yang siap meramaikan kota metropolitan ini.



(zul/hen)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA
    MustRead close