Laporan dari Slovakia
RI Pengimpor Gandum Terbesar Kedua di Dunia
Selasa, 12/06/2012 10:37 WIB
Bratislava - Indonesia tercatat sebagai negara pengimpor gandum terbesar kedua di dunia. Setidaknya berdasarkan laporan United State Department of Agriculture (USDA) Mei 2012, impor gandum Indonesia diprediksi menembus 7,1 juta ton, bandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya 6,7 juta ton.
Urutan pertama masih dikuasai oleh Mesir dengan impor gandum tahun ini akan mencapai 10 juta ton, sementara tahun lalu mencapai Rp 10,5 juta ton. Urutan ketiga antara lain Brazil dengan impor 7000 ton, tahun lalu. Selebihnya ada Jepang, Uni Eropa, Aljazair, Maroko, Korea Selatan, Meksiko, Nigeria, Irak, Turki, Filipina danlain-lain dengan proyeksi impor tahun ini totalnya 137.425.000 ton.
Deputi Bidang Kelautan dan Pertanian Kementerian Koordinator Perekonomian Diah Maulida mengatakan saat ini konsumsi gandum dan olahannya Indonesia sudah menjadi preferensi kedua setelah beras. Sementara disisi lain kemampuan produksi gandum di dalam negeri masih ninil.
"Gandum menjadi preferensi kedua setelah beras, jadi preferensi itu kita pertahankan dengan kita imbangin dengan menghasilkan gandum sendiri, memang tak bisa mengubah dalam waktu yang cepat," kata Diah di Bratislava, Senin (11/6/2012)
Diah mengatakan secara bertahap pemerintah akan mengurangi impor gandum dengan menjajaki produksi gandum tropis asal Slovakia. Meskipun ia mengakui upaya produksi gandum di dalam negeri tak otomatis mengerem impor gandum Indonesia.
"Kita harapkan berkembang, kita tak bicara cepat," katanya.
Berdasarkan data USDA lainnya negara atau kawasan produksi gandum terbesar di dunia adalah Uni Eropa. Dari total proyeksi produksi gandum dunia tahun ini 677.563.000 ton, Uni Eropa akan memproduksi gandum hingga 132 juta ton gandum.
Posisi kedua ditempati oleh China dengan produksi 120 juta ton, lalu India dengan produksi 91 juta ton. Disusul oleh negara lainnya AS, Rusia, Kanada, Australia, Pakistan, Turki, Kazakhtan, Iran dan lain-lain.
"Nomor satu Uni Eropa termasuk di dalamnya ada Slovakia," kata Diah
Ia menambahkan berdasarkan data itu, rata-rata negara produsen gandum dunia juga merupakan konsumen gandum terbesar. Sehingga mereka hanya memiliki surplus gandum untuk diekspor dalam jumlah terbatas. Hanya beberapa negara yang memang fokus pada pasar ekspor seperti Australia dan AS.
Sebagai gambaran, untuk Uni Eropa dengan produksi gandum 132 juta ton namun konsumsi gandum mereka tertinggi, tahun ini diprediksi mencapai 124 juta ton. Lalu China konsumsi gandum mereka 122 juta ton, dengan proyeksi produksi hanya 120 juta ton.
Kemudian ada India, konsumsi gandumnya 86 juta ton, sementara produksi mereka hanya 91 juta ton. Negara dengan produksi gandumnya tinggi namun konsumsinya rendah Australia yang memproduksi 26 juta ton dan ekpor hingga 20 juta ton, begitu pula dengan AS, konsumsi mereka cukup relatif rendah yaitu 33 juta ton, sementara produksi hingga mencapai 61 juta ton.
"Uni Eropa tipis surplusnya, China pas, India hampir sama, Amerika 61 juta ton, konsumsi 33 juta jadi lebih keekspor, termasuk Australia produksi 26 juta ton konsumsi tak banyak," katanya
(hen/dru)
Urutan pertama masih dikuasai oleh Mesir dengan impor gandum tahun ini akan mencapai 10 juta ton, sementara tahun lalu mencapai Rp 10,5 juta ton. Urutan ketiga antara lain Brazil dengan impor 7000 ton, tahun lalu. Selebihnya ada Jepang, Uni Eropa, Aljazair, Maroko, Korea Selatan, Meksiko, Nigeria, Irak, Turki, Filipina danlain-lain dengan proyeksi impor tahun ini totalnya 137.425.000 ton.
Deputi Bidang Kelautan dan Pertanian Kementerian Koordinator Perekonomian Diah Maulida mengatakan saat ini konsumsi gandum dan olahannya Indonesia sudah menjadi preferensi kedua setelah beras. Sementara disisi lain kemampuan produksi gandum di dalam negeri masih ninil.
"Gandum menjadi preferensi kedua setelah beras, jadi preferensi itu kita pertahankan dengan kita imbangin dengan menghasilkan gandum sendiri, memang tak bisa mengubah dalam waktu yang cepat," kata Diah di Bratislava, Senin (11/6/2012)
Diah mengatakan secara bertahap pemerintah akan mengurangi impor gandum dengan menjajaki produksi gandum tropis asal Slovakia. Meskipun ia mengakui upaya produksi gandum di dalam negeri tak otomatis mengerem impor gandum Indonesia.
"Kita harapkan berkembang, kita tak bicara cepat," katanya.
Berdasarkan data USDA lainnya negara atau kawasan produksi gandum terbesar di dunia adalah Uni Eropa. Dari total proyeksi produksi gandum dunia tahun ini 677.563.000 ton, Uni Eropa akan memproduksi gandum hingga 132 juta ton gandum.
"Nomor satu Uni Eropa termasuk di dalamnya ada Slovakia," kata Diah
Ia menambahkan berdasarkan data itu, rata-rata negara produsen gandum dunia juga merupakan konsumen gandum terbesar. Sehingga mereka hanya memiliki surplus gandum untuk diekspor dalam jumlah terbatas. Hanya beberapa negara yang memang fokus pada pasar ekspor seperti Australia dan AS.
Sebagai gambaran, untuk Uni Eropa dengan produksi gandum 132 juta ton namun konsumsi gandum mereka tertinggi, tahun ini diprediksi mencapai 124 juta ton. Lalu China konsumsi gandum mereka 122 juta ton, dengan proyeksi produksi hanya 120 juta ton.
"Uni Eropa tipis surplusnya, China pas, India hampir sama, Amerika 61 juta ton, konsumsi 33 juta jadi lebih keekspor, termasuk Australia produksi 26 juta ton konsumsi tak banyak," katanya
(hen/dru)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Rabu, 19/06/2013 15:16 WIB
Harga BBM Naik, Umur Cadangan Minyak RI Bertambah Jadi 38 Tahun
-
Rabu, 19/06/2013 15:02 WIB
Janji Serap Anggaran, Pejabat Tinggi DKI Ini Rela Disembelih Jokowi
-
Rabu, 19/06/2013 14:52 WIB
Wamen ESDM: Freeport Jadi Fokus Kami Untuk Renegosiasi Kontrak
-
Rabu, 19/06/2013 14:51 WIB
Dikabarkan Beli ANTV dari Bakrie, Grup MNC: Masih Dalam Proses
-
Rabu, 19/06/2013 14:40 WIB
Caplok Bank di Filipina, CIMB Selangkah Lagi Jadi Penguasa ASEAN
-
Rabu, 19/06/2013 14:28 WIB
Minta Anak Buah Serap Anggaran 97%, Jokowi: Kalau Tak Tercapai Langsung Berhenti!
-
Rabu, 19/06/2013 14:31 WIB
50 Ribu Unit Mobil Murah Siap Dijual Tahun Ini
-
Rabu, 19/06/2013 13:31 WIB
Sebulan Freeport Setop Operasi, Ini Dampak Bagi Daerah Mimika
-
Rabu, 19/06/2013 14:16 WIB
Rogoh Rp 10 T, Orang Terkaya China Bangun Menara Tertinggi di London
-
Rabu, 19/06/2013 11:45 WIB
Dahlan Iskan Kunjungi Silvia di Kramat Jati, Siapa Dia?
-
79 Komentar
-
75 Komentar
-
70 Komentar
-
63 Komentar
-
56 Komentar
-
Senin, 03/06/2013 10:55 WIB
Wawancara Khusus Wamentan
Konsumsi Susu Orang Indonesia Terendah se-ASEAN
Hari Sabtu, 1 Juni 2013 lalu adalah Hari Susu Nasional. Beberapa fakta miris soal persusuan Indonesia masih sangat nyata. Berikut ini wawancara khusus dengan Wamentan Rusman Heriawan soal nasib persusuan Indonesia.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Rabu, 19/06/2013 12:28 WIB
Ini Dia 10 Orang Kaya yang Pernah Jadi Pencuri (2)
Jadi orang kaya atau konglomerat memang punya banyak harta dan mampu memiliki segalanya. Namun, beberapa orang kaya ini pernah mencuri sesuatu dan menjadi pengutil.
Online Trading Academy
How To Make in "Capital market"
200 USD
Rp 275.000,-
Apakah Anda ingin coba-coba trading for living dengan mencoba peruntungan dari pasar modal?
Akankah Anda mencoba jadi kaya melalui pasar modal?
JANGAN COBA-COBA DI PASAR MODAL!
BUKTIKAN SENDIRI!
MustRead
close
-
Rabu, 19/06/2013 11:16 WIB WIB
Sempat Jadi Pembersih Tinja, Gita Wirjawan: Banyak yang Pikir Saya Mulai Hidup Enak
-
Rabu, 19/06/2013 10:38 WIB WIB
Dahlan Ngelawak Soal Daging Impor
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer











