Rumah Mewah Ini Dibangun 'dari' Emas
Rabu, 20/06/2012 14:25 WIB
Sydney - Dulu ini adalah rumah terbesar di Australia. Mansion mewah dari abad ke-19 yang didekor secara eksentrik oleh seorang pria dengan kekayaan berlimpah-limpah dan selera yang patut dipertanyakan. Kini mansion tersebut dijual untuk publik pertama kalinya dalam 70 tahun.
Fortuna Villa terkenal berkat perluasan berpuluh-puluh tahun dan dekorasi yang dilakukan baron George Lansell dan istrinya di Bendigo. Properti ini akan dijual oleh Departemen Pertahanan setelah berbulan-bulan negara bagian dan pemerintahan federal berdebat apakah mereka sanggup membelinya.

Rencana pemerintah Brumby mengalokasikan dana Aus$ 20 juta untuk mengembangkan ulang vila ini gagal dan kepemilikan Fortuna mungkin akan jatuh ke tangan publik setelah partai Buruh kalah dalam pemilihan negara bagian 2010.
Departemen Pertahanan yang menghuni tempat ini sejak 1942 akan menjualnya dalam jangka 12 bulan. Pemerintah negara bagian menilai properti ini seharga Aus$ 3 juta.
Di akhir tahun 1800an, vila ini memiliki sebuah ballroom, galeri lukisan, ruang musik, rumah kaca, gym, kamar mandi berlantai marmer dan tiga ruang biliar. Semuanya didekorasi sesuai selera Lansell yang menyolok.

Tanah seluas 6,5 hektar itu terdiri dari taman hias, lima danau, sebuah garasi perahu boat dan lapangan tenis. Konon tempat ini berhantu.
Lansell bermigrasi dari Inggris pada 1852. Ketika masih jadi seorang tukang daging, dia meneliti tambang karang kuarsa di lautan dalam. Ketika emas permukaan menjadi langka, dia membeli tambang bekas dengan murah dan mulai mengumpulkan kekayaannya.
Sejarawan tambang emas Weston Bate mengatakan, sayang sekali vila itu dijual secara tertutup karena bangunan ini mewakili sejarah dan karakter orang-orang yang membantu membentuk identitas Australia.
"Ini bagian dari kisah nasional kita. Orang-orang bisa datang ke Australia dan melakukan apa pun jika mereka punya niat," kata Bate, mantan presiden Royal Historical Society of Victoria, dikutip dari Sydney Morning Herald, Rabu (20/6/2012).
Konstruksi rumah ini dimulai oleh penambang sukses Theodore Ballerstedt pada pertengahan 1850an. Menurut National Trust, Lansell yang memiliki Fortuna Mine membeli rumah ini pada 1871.

Sederet tamu yang pernah dijamu Lansell di Fortuna mengindikasikan status sosialnya kala itu dan tingkat kemewahan rumah itu sendiri. Daftar tamu yang pernah dijamu Lansell antara lain gubernur Victoria dan Dame Nellie Melba.
"Fortuna secara arsitektur merupakan mansion yang amat mengesankan. Beberapa arsitek terbaik Bendigo seperti Vahland, Getzschmann dan Beebe turun tangan dalam pengerjaan mansion ini. Fortuna dibangun dalam jangka waktu yang cukup dan memiliki beberapa gaya yang saling melengkapi," kata Bate.
Fortuna sukses menggabungkan Victorian Italianate yang kemudian ditambahkan gaya Federation, menurut pernyataan dari dokumen signifikansi warisan budaya. Menurut Villa Fortuna Action Group, seiring kesuksesannya di penambangan bawah laut, Lansell melakukan perluasan rumah besar-besaran dan dekorasi berkala hingga dia meninggal 40 tahun kemudian.
National Trust menambahkan, setelah kematian Lansell pada 1907, istri keduanya Edith terus melakukan perbaikan, mendirikan rumah dan mengembangkan tanah itu selama lebih dari 50 tahun.
"Tambang yang terdapat di situ juga berkontribusi terhadap signifikansi Fortuna. Menjadi salah satu tambang emas terkaya di Bendigo dan mungkin yang terdalam di dunia dengan kedalaman 968 meter."
Fitur utama dari properti ini meliputi sebuah basement, di lantai dasar dan lantai satu ada ruangan-ruangan yang dirancang tidak hanya sebagai kamar tidur, kamar mandi, dapur/ruang makan, namun juga ruang bilyar, ballroom, rumah kaca, ruang musik, serta lorong penyambutan dan ruangan resepsi formal.
Kaca berwarna, langit-langit berdetil, tangga besar dari kayu cendana dan kayu hitam, kamar mandi berlantai marmer solid, ruang kaca luas ukir-ukir merupakan beberapa fitur arsitektural yang memberikan suasana luar biasa menonjol dari keseluruhan struktur Fortuna.
Semasa-masa keluarga Lansell masih tinggal di situ ada jejeran lukisan, patung dan benda-benda seni berharga lainnya. Juga berbagai furnitur-furnitur fungsional dan tak biasa.
(ang/ang)
Fortuna Villa terkenal berkat perluasan berpuluh-puluh tahun dan dekorasi yang dilakukan baron George Lansell dan istrinya di Bendigo. Properti ini akan dijual oleh Departemen Pertahanan setelah berbulan-bulan negara bagian dan pemerintahan federal berdebat apakah mereka sanggup membelinya.

Rencana pemerintah Brumby mengalokasikan dana Aus$ 20 juta untuk mengembangkan ulang vila ini gagal dan kepemilikan Fortuna mungkin akan jatuh ke tangan publik setelah partai Buruh kalah dalam pemilihan negara bagian 2010.
Departemen Pertahanan yang menghuni tempat ini sejak 1942 akan menjualnya dalam jangka 12 bulan. Pemerintah negara bagian menilai properti ini seharga Aus$ 3 juta.
Di akhir tahun 1800an, vila ini memiliki sebuah ballroom, galeri lukisan, ruang musik, rumah kaca, gym, kamar mandi berlantai marmer dan tiga ruang biliar. Semuanya didekorasi sesuai selera Lansell yang menyolok.

Tanah seluas 6,5 hektar itu terdiri dari taman hias, lima danau, sebuah garasi perahu boat dan lapangan tenis. Konon tempat ini berhantu.
Lansell bermigrasi dari Inggris pada 1852. Ketika masih jadi seorang tukang daging, dia meneliti tambang karang kuarsa di lautan dalam. Ketika emas permukaan menjadi langka, dia membeli tambang bekas dengan murah dan mulai mengumpulkan kekayaannya.
Sejarawan tambang emas Weston Bate mengatakan, sayang sekali vila itu dijual secara tertutup karena bangunan ini mewakili sejarah dan karakter orang-orang yang membantu membentuk identitas Australia.
"Ini bagian dari kisah nasional kita. Orang-orang bisa datang ke Australia dan melakukan apa pun jika mereka punya niat," kata Bate, mantan presiden Royal Historical Society of Victoria, dikutip dari Sydney Morning Herald, Rabu (20/6/2012).
Konstruksi rumah ini dimulai oleh penambang sukses Theodore Ballerstedt pada pertengahan 1850an. Menurut National Trust, Lansell yang memiliki Fortuna Mine membeli rumah ini pada 1871.

Sederet tamu yang pernah dijamu Lansell di Fortuna mengindikasikan status sosialnya kala itu dan tingkat kemewahan rumah itu sendiri. Daftar tamu yang pernah dijamu Lansell antara lain gubernur Victoria dan Dame Nellie Melba.
"Fortuna secara arsitektur merupakan mansion yang amat mengesankan. Beberapa arsitek terbaik Bendigo seperti Vahland, Getzschmann dan Beebe turun tangan dalam pengerjaan mansion ini. Fortuna dibangun dalam jangka waktu yang cukup dan memiliki beberapa gaya yang saling melengkapi," kata Bate.
Fortuna sukses menggabungkan Victorian Italianate yang kemudian ditambahkan gaya Federation, menurut pernyataan dari dokumen signifikansi warisan budaya. Menurut Villa Fortuna Action Group, seiring kesuksesannya di penambangan bawah laut, Lansell melakukan perluasan rumah besar-besaran dan dekorasi berkala hingga dia meninggal 40 tahun kemudian.
National Trust menambahkan, setelah kematian Lansell pada 1907, istri keduanya Edith terus melakukan perbaikan, mendirikan rumah dan mengembangkan tanah itu selama lebih dari 50 tahun.
"Tambang yang terdapat di situ juga berkontribusi terhadap signifikansi Fortuna. Menjadi salah satu tambang emas terkaya di Bendigo dan mungkin yang terdalam di dunia dengan kedalaman 968 meter."
Fitur utama dari properti ini meliputi sebuah basement, di lantai dasar dan lantai satu ada ruangan-ruangan yang dirancang tidak hanya sebagai kamar tidur, kamar mandi, dapur/ruang makan, namun juga ruang bilyar, ballroom, rumah kaca, ruang musik, serta lorong penyambutan dan ruangan resepsi formal.
Kaca berwarna, langit-langit berdetil, tangga besar dari kayu cendana dan kayu hitam, kamar mandi berlantai marmer solid, ruang kaca luas ukir-ukir merupakan beberapa fitur arsitektural yang memberikan suasana luar biasa menonjol dari keseluruhan struktur Fortuna.
Semasa-masa keluarga Lansell masih tinggal di situ ada jejeran lukisan, patung dan benda-benda seni berharga lainnya. Juga berbagai furnitur-furnitur fungsional dan tak biasa.
(ang/ang)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Rabu, 22/05/2013 10:56 WIB
Pesawat 'Pak Pos' Terbang Perdana dari Papua 5 Juni
-
Rabu, 22/05/2013 10:50 WIB
Kisah Terhubungnya ATM BCA dan Mandiri Hanya dalam '5 Menit'
-
Rabu, 22/05/2013 10:48 WIB
MS Hidayat Kumpulkan Kepala Dinas Industri se-Indonesia
-
Rabu, 22/05/2013 10:45 WIB
Bank Singapura Mudah Masuk RI, Tapi Bank Mandiri Sulit Buka Cabang
-
Rabu, 22/05/2013 10:38 WIB
Ada Badai, Bursa Hong Kong Baru Buka Nanti Sore
-
Rabu, 22/05/2013 09:17 WIB
Laporan dari Singapura
Orang Indonesia Buru Hunian 'Ferrari' di Singapura
-
Rabu, 22/05/2013 08:44 WIB
Yuk! Lihat 10 Merek Dagang Termahal di Dunia Ini (1)
-
Rabu, 22/05/2013 10:14 WIB
Yuk! Lihat 10 Merek Dagang Termahal di Dunia Ini (2)
-
Rabu, 22/05/2013 08:40 WIB
Singapura Setujui Syarat BI Soal Komitmen Akuisisi Danamon
-
Rabu, 22/05/2013 08:25 WIB
Laporan dari Singapura
Banyak Gedung Tinggi, Tapi Belum Ada Menara Bernama 'Singapura' di Singapura
-
68 Komentar
-
38 Komentar
-
30 Komentar
-
29 Komentar
-
26 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Selasa, 21/05/2013 12:26 WIB
Dahlan Iskan Diserbu 10.000 Guru di Sentul
Usai menjadi pembicara di depan 10.000 guru se-Kabupaten Bogor, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan langsung diserbu oleh peserta. Ada apa ya?
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Selasa, 21/05/2013 16:50 WIB WIB
BlackBerry Ilegal Hasil Sidak Gita Wirjawan di Roxy akan Disita
-
Selasa, 21/05/2013 16:21 WIB WIB
Hotel-hotel Unik, dari Bangkai Pesawat Hingga Pabrik Bir (2)
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer


_2.gif)







