detikfinance

Jatah BBM Subsidi Jebol, Dirjen Migas: Saya Prihatin

Rista Rama Dhany - detikfinance
Selasa, 10/07/2012 13:18 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/07/10/1034/131957_evitakecilluar.jpg
Jakarta - Pemerintah memperkirakan jatah atau kuota BBM subsidi akan jebol tahun ini. Karena realisasi konsumsi BBM subsidi semester I-2012 sudah mencapai 21,6 juta kiloliter (KL) atau sudah lebih 50% dari jatah 40 juta KL tahun ini.

"Saya termasuk prihatin, karena semua perhitungan dalam APBN dan APBN-P 2012 (termasuk penentuan kuota BBM) semua berdasarkan kenaikan harga BBM atau penurunan subsidi BBM subsidi," kata Dirjen Migas Kementerian ESDM Evita Herawati Legowo, dalam Diskusi Panel Peluang Bisnis Hulu Migas Di Indonesia yang diadakan di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (10/7/2012).

Jadi, kata Evita, realisasi konsumsi BBM subsidi tahun ini kemungkinan besar akan melebihi kuota yang ditetapkan yakni 40 juta KL.

"Namun dengan penghematan yang dilakukan pemerintah, hasilnya sudah cukup mengembirakan karena ada penurunan penggunaan premium, walau penggunaan pertamax tidak terlalu naik signifikan," ujarnya.

Menurut Evita, penurunan premium ini karena masyarakat khususnya di Jabodetabek makin banyak yang menggunakan kendaraan umum atau berangkat dan pergi kerja bersama-sama agar irit bahan bakar.

"Tapi saya memperkirakan kuota BBM akan jebol atau mencapai sekitar 42-43 juta KL. Kita sudah kirim surat ke DPR untuk menyampaikan kemungkinan perubahan atau revisi volume BBM subsidi, tapi belum dapat balasan," jelasnya.



(rrd/dnl)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Senin, 03/06/2013 10:55 WIB
      Wawancara Khusus Wamentan
      Konsumsi Susu Orang Indonesia Terendah se-ASEAN
      Hari Sabtu, 1 Juni 2013 lalu adalah Hari Susu Nasional. Beberapa fakta miris soal persusuan Indonesia masih sangat nyata. Berikut ini wawancara khusus dengan Wamentan Rusman Heriawan soal nasib persusuan Indonesia.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    200 USD
    Rp 275.000,-
    How To Make in "Capital market"

    Apakah Anda ingin coba-coba trading for living dengan mencoba peruntungan dari pasar modal?

    Akankah Anda mencoba jadi kaya melalui pasar modal? JANGAN COBA-COBA DI PASAR MODAL!
    BUKTIKAN SENDIRI!

    Info Lebih Lanjut