detikfinance

Rumah Hingga Rp 145 Juta Bebas Pajak, Ini Tanggapan Djan Faridz

Suhendra - detikfinance
Rabu, 01/08/2012 10:30 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/08/01/1016/101852_djan13.jpg
Jakarta - Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz cukup kaget dengan keputusan Menteri Keuangan Agus Martowardojo menanggung (membebaskan) pajak pertambahan nilai (PPN) untuk rumah dengan harga hingga Rp 90 juta (di luar Papua) dan hingga Rp 145 juta (khusus Papua).

Menurut Djan kebijakan tersebut akan berdampak positif bagi pengembang maupun konsumen khususnya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Selama ini rumah bebas PPN hanya sebatas hingga harga Rp 70 juta, harga rumah di atas itu harus membayar pajak 10%.

"Ini akan menggairahkan pengembang akan turut serta mendorong pembangunan rumah untuk MBR," kata Djan kepada detikFinance, Rabu (1/8/2012)

Ia mengaku senang dengan keputusan ini, pasalnya selama ini kementeriannya sudah lama mengusulkan hal tersebut sudah sejak lama. Ia berharap kebijakan penghapusan PPN ini akan mendorong penyerapan rumah KPR subsidi atau fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP).

"Kira-kira 100.000 mudah-mudahan bisa terserap, mengingat jangka waktu penyerapan tinggal 5 bulan," jelas Djan.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo akhirnya menyetujui pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk rumah senilai Rp 90 juta sampai Rp 145 juta. Untuk harga rumah Rp 90 juta berlaku untuk rumah di Jabodetabek termasuk daerah lainnya dan rumah Rp 145 juta khusus di Papua.

"Aturan yang sudah jadi itu mengenai pembebasan PPN untuk rumah Rp 90 juta sampai Rp 145 juta, yang Rp 145 juta untuk rumah di Papua," ujar Agus Marto.


(hen/ang)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA