Ini Alasan Indonesia Masih Impor BBM 500.000 Barel/Hari
Jumat, 03/08/2012 12:23 WIB
Jakarta - Indonesia saat ini mempunyai stok minyak mentah sebesar 11 juta barel. Namun disaat bersamaan Indonesia masih impor minyak/BBM sebesar 500.000 barel per hari (bph). Kenapa?
"Ya kita punya stok minyak mentah nasional yang tersimpan di tangki minyak se-Indonesia sebanyak 11 juta barel, dan bahkan kita ekspor minyak mencapai 400.000 bph (barel per hari), tapi kita juga impor minyak mencapai 500.000 bph," kata Deputi Pengendalian Operasi Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) Gde Pradyana dihubungi wartawan, Jumat (3/8/2012).
Dikatakan Gde, walaupun mempunyai stok minyak mentah sebanyak itu tetapi Indonesia masih impor karena ada beberapa faktor. Salah satunya soal kapasitas kilang di Indonesia hanya mampu mengolah minyak maksimal 700.000 bph.
"Produksi kita per hari rata-rata tahun ini 877.000 bph, sementara kapasitas pengolahan minyak mentah di kilang menjadi BBM dan produk minyak lainnya hanya mampu maksimal sebesar 700.000 bph, artinya masih ada sisa," ujar Gde.
Dikatakan Gde, sisa produksi makin besar dikarenakan tidak semua produksi minyak mentah Indonesia bisa seluruhnya diproduksi menjadi BBM dan produk turunannya.
"Karena spesifikasi minyak yang kita produksi ada yang tidak sesuai spesifikasi kilang milik kita, jadi yang berhasil diserap dari produksi sekitar 877.000 bph itu paling hanya sekitar 500.000 bph saja," ungkap Gde.
Sementara dengan total kebutuhan konsumsi BBM di Indonesia yang mencapai 1,4 juta barel BBM per hari, artinya harus ada tambahan pasokan minyak dalam bentuk crude atau dalam BBM.
"Makanya Indonesia perlu membutuhkan tambahan pasokan minyak mentah dan BBM per harinya sekitar 500.000 bph yang didapat dari impor," ujarnya.
Untuk itu agar dapat memaksimalkan produksi minyak mentah di Indonesia dan seiring meningkatkan konsumsi BBM, sangat perlu adanya pembangunan kilang minyak baru.
"Maka itu kita perlu kilang minyak baru, apalagi kondisi kilang kita usianya sudah tua-tua dimana kilang yang terakhir dibangun yakni kilang Balongan dibangun pada tahun 80-an," tandasnya.
(rrd/hen)
"Ya kita punya stok minyak mentah nasional yang tersimpan di tangki minyak se-Indonesia sebanyak 11 juta barel, dan bahkan kita ekspor minyak mencapai 400.000 bph (barel per hari), tapi kita juga impor minyak mencapai 500.000 bph," kata Deputi Pengendalian Operasi Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) Gde Pradyana dihubungi wartawan, Jumat (3/8/2012).
Dikatakan Gde, walaupun mempunyai stok minyak mentah sebanyak itu tetapi Indonesia masih impor karena ada beberapa faktor. Salah satunya soal kapasitas kilang di Indonesia hanya mampu mengolah minyak maksimal 700.000 bph.
"Produksi kita per hari rata-rata tahun ini 877.000 bph, sementara kapasitas pengolahan minyak mentah di kilang menjadi BBM dan produk minyak lainnya hanya mampu maksimal sebesar 700.000 bph, artinya masih ada sisa," ujar Gde.
Dikatakan Gde, sisa produksi makin besar dikarenakan tidak semua produksi minyak mentah Indonesia bisa seluruhnya diproduksi menjadi BBM dan produk turunannya.
"Karena spesifikasi minyak yang kita produksi ada yang tidak sesuai spesifikasi kilang milik kita, jadi yang berhasil diserap dari produksi sekitar 877.000 bph itu paling hanya sekitar 500.000 bph saja," ungkap Gde.
Sementara dengan total kebutuhan konsumsi BBM di Indonesia yang mencapai 1,4 juta barel BBM per hari, artinya harus ada tambahan pasokan minyak dalam bentuk crude atau dalam BBM.
"Makanya Indonesia perlu membutuhkan tambahan pasokan minyak mentah dan BBM per harinya sekitar 500.000 bph yang didapat dari impor," ujarnya.
Untuk itu agar dapat memaksimalkan produksi minyak mentah di Indonesia dan seiring meningkatkan konsumsi BBM, sangat perlu adanya pembangunan kilang minyak baru.
"Maka itu kita perlu kilang minyak baru, apalagi kondisi kilang kita usianya sudah tua-tua dimana kilang yang terakhir dibangun yakni kilang Balongan dibangun pada tahun 80-an," tandasnya.
(rrd/hen)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 24/05/2013 14:35 WIB
6 Pengusaha Arab Cantik Paling Berpengaruh dari Timur Tengah
-
Jumat, 24/05/2013 14:20 WIB
Jabat BI-1, Agus Marto Buka Suara Soal Akuisisi Danamon oleh DBS Group
-
Jumat, 24/05/2013 14:20 WIB
Harga Emas Antam Naik Rp 3.000/Gram
-
Jumat, 24/05/2013 14:15 WIB
'Indonesia Seharusnya Bisa Jadi Negara Hebat'
-
Jumat, 24/05/2013 14:11 WIB
Gelar Operasi Pasar, Pemerintah Sebar 1.500 Ton Daging di Jabodetabek
-
Jumat, 24/05/2013 13:40 WIB
Kisah Jepang Paksa Warganya Beralih dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Massal
-
Jumat, 24/05/2013 13:42 WIB
Bagaimana Nasib Rp 1.000 Jadi Rp 1 di Tangan Gubernur BI Baru Agus Marto?
-
Jumat, 24/05/2013 14:15 WIB
'Indonesia Seharusnya Bisa Jadi Negara Hebat'
-
Jumat, 24/05/2013 13:22 WIB
Bos Garuda Jadi Calon Kepala BKPM, Ini Komentar Pengusaha
-
Jumat, 24/05/2013 10:21 WIB
Rumah Aneh di Singapura, 11 Tahun Dijual Tak Laku-laku
-
40 Komentar
-
35 Komentar
-
33 Komentar
-
26 Komentar
-
22 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Jumat, 24/05/2013 14:35 WIB
6 Pengusaha Arab Cantik Paling Berpengaruh dari Timur Tengah
Tak mau ketinggalan, Arabian Business juga ikut merilis daftar serupa yang bertajuk 100 Wanita Arab Paling Berpengaruh di Dunia.
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Jumat, 24/05/2013 11:13 WIB WIB
MS Hidayat: Calon Kepala BKPM Salah Satunya Bos Garuda Emirsyah Satar
-
Jumat, 24/05/2013 10:53 WIB WIB
Daya Saing Barang Made In RI Masih di Bawah Singapura, Malaysia, dan Thailand
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer


_2.gif)







