detikfinance

Gaji PNS Naik di 2013, DPR: Harus Ada Perbaikan Pelayanan Publik!

Herdaru Purnomo - detikfinance
Sabtu, 18/08/2012 10:17 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/08/18/4/pnsnews.jpg
Jakarta - Wakil Ketua Fraksi PKS DPR-RI Bidang Ekonomi dan Keuangan Sohibul Iman menilai bahwa pertumbuhan anggaran belanja pegawai dalam RAPBN 2013 yang sangat tinggi mencapai Rp 28,9 triliun atau 13,6% harus diikuti peningkatan kualitas kinerja dan layanan publik.

"Harus ada peningkatan kinerja dan layanan yang benar-benar dirasakan rakyat. Kalau tidak, maka akan semakin meningkatkan apatisme atas capaian reformasi birokrasi. Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah," kata Sohibul dalam penjelasannya kepada detikFinance, Sabtu (17/8/2012).

Sebagaimana diketahui, alokasi anggaran belanja pegawai dalam RAPBN 2013 direncanakan sebesar Rp 241,1 triliun. Jumlah ini meningkat Rp 28,9 triliun atau 13,6% dari pagu belanja pegawai dalam APBN-P 2012.

Menurut Sohibul pertumbuhan belanja pegawai ini jauh lebih tinggi dari pertumbuhan pendapatan Negara yang sebesar 11 % dari target pendapatan negara pada APBN-P 2012, (pendapatan direncanakan mencapai Rp 1.507,7 triliun).

"Peningkatan belanja pegawai ini juga jauh lebih tinggi dari peningkatan anggaran belanja negara secara keseluruhan yang hanya naik 7,1% dari pagu belanja negara pada APBN-P Tahun 2012," tambahnya.

Selain itu menurutnya, dengan pelaksanaan kebijakan remunerasi lanjutan untuk beberapa kementerian dan lembaga tahun depan seharusnya ada beberapa pos belanja pegawai yang bisa turun ternyata meningkat.

"Sebagai contoh kalau kita buka dokumen Nota Keuangan, pada pos honorarium, vakasi, lembur, dll. terjadi peningkatan 23,7% atau sebesar Rp 9,9 triliun, dimana untuk pos ini dalam APBNP 2012 sebesar Rp 41,7 triliun meningkat menjadi Rp 51,6 triliun dalam RAPBN 2013," katanya.

"Harusnya kalau kebijakan remunerasi sudah berjalan dan standarnya sudah cukup tinggi, bentuk-bentuk honorarium dan tunjangan juga harus dievaluasi. Ini perlu dijelaskan lebih lanjut oleh pemerintah kedepan," tutup Sohibul.




(dru/wep)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA