Nasib Tol Trans Jawa Belum Jelas

Nasib Tol Trans Jawa Belum Jelas

- detikFinance
Selasa, 25 Sep 2012 17:03 WIB
Jakarta - Pemerintah pesimistis pembangunan tol Trans Jawa bisa beroperasi di 2014. Memasuki semester II-2012, tanah yang berhasil dibebaskan untuk proyek tol sepanjang 615 kilometer ini baru mencapai 53%.

Hal ini diungkapkan oleh Kasubdit Pengadaan Tanah Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Heri Marzuki di kantor Kementerian Pekerjaan Umum, Jakarta, Selasa (25/9/12).

"Trans Jawa pembebasan lahannya sudah mencapai 53,15%," ungkap Heri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menambahkan, pemerintah tidak memiliki target khusus. Namun menurutnya, ada beberapa proyek tol yang menjadi prioritas untuk segera dibangun.

"Kalau target sih kita nggak ya, tapi prioritas. Prioritas kita pertama Cikopo-Palimanan harus segera konstruksi, JORR W2 harus segera selesai, Solo-Mantingan konstruksi sama tanahnya, dan Medan-Kualanamu," ungkapnya.

Heri beralasan, beberapa proyek itu menjadi prioritas karena sebagian besar lahannya sudah terbebaskan. Contohnya untuk ruas tol Cikopo-Palimanan yang lahannya sudah terbebaskan 97%.

"Karena tinggal sedikit (pembebasan lahannya), contohnya Cikopo-Palimanan, 97,57%. Besok penandatangan kontrak sindikasi bank dengan badan usaha. Kita berharap dengan adanya itu bisa dimulai segera konstruksi," tutupnya.

Seperti diketahui jalan tol Trans Jawa memiliki total panjang 615 km yang terdiri dari 9 ruas jalan tol. Total biaya investasi untuk proyek ini diperkirakan mencapai Rp 51,41 triliun, dan biaya pembebasan lahan sebesar Rp 5,09 triliun.

(zul/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads