"Per 2009 nasabah BRI sebanyak 36.453.048 nasabah, September 2012 menjadi 39.072.598 atau tumbuh rata-rata 2,56% per tahun," ujar Sekretaris Perusahaan BRI Muhamad Ali, dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (5/12/2012).
Dijelaskan Ali, rekening tersebut terdiri dari 30.254.213 nasabah simpanan dan 8.818.385 rekening pinjaman. Khusus untuk rekening simpanan, lanjutnya, tumbuh 2,30% per tahun, sedangkan rekening pinjaman bertambah 3,44% per tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Ali, hal tersebut meningkatkan pengguna kartu ATM BRI dari sebanyak 4,46 juta pada akhir 2009 menjadi 15,12 juta pada September 2012.
Sedangkan pengguna SMS Banking, katanya, juga melonjak dari 244 ribu pengguna menjadi 2,89 juta pengguna. Untuk layanan internet banking, perseroan mencatat naik dari 61 ribu pengguna menjadi 272 ribu.
Ali mengatakan, peningkatan kontribusi tersebut bakal berdampak positif bagi ekspansi kredit perusahaan. Pasalnya, kenaikkan ini akan mendorong bunga pinjaman semakin kompetitif dan akan meningkatkan jumlah nasabah pinjaman serta meningkatkan kualitas manajemen risiko debitur.
"Dampak dari kian mudahnya akses masyarakat ke layanan ini, BRI terus membukukan peningkatan akuisisi nasabah baru aktif meski di tengah persaingan perbankan yang kian ketat," pungkas Ali.
(dru/dnl)